Dewan Sedang Bahas Pembentukan BPR Syariah Kota Semarang

SEMARANG, Mediajateng.net, – Besarnya peluang keuangan syariah untuk tumbuh di Kota Semarang menjadikan Pemkot semarang perlu membentuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah.

Demikian disampaikan Anggota Panitia Khusus (Pansus) BPR Syariah DPRD Kota Semarang, Suharsono, usai mengikuti rapat pansus di kantornya kemarin. Menurutnya, keuangan syariah berpeluang menjadi besar apabila dikelola dengan baik, sesuai dengan akad-akad syariah dan profesional. Untuk itu, dalam peraturan daerah (Perda) nantinya, perlu mengatur detail agar BPR Syariah berjalan sebagaimana mestinya.

“Potensinya sangat besar, sehingga kita juga perlu menyusun Perda dimana dalam Perda tersebut, diatur agar BPR yang akan dibentuk nanti bisa berjalan secara profesional, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada,” jelasnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahterah (PKS) ini menegaskan, pembentukan BPR Syariah ini adalah langkah yang baik, dalam rangka mewujudkan alternatif bagi warga masyarakat Kota Semarang khususnya bagi umat muslim yang ingin menghindari riba.

“BPR ini terobosan bagus dan tentu DPRD dan Pansus mendukung langkah tersebut. Kami berusaha agar menghasilkan Perda yang berkualitas sebagai payung hukum rencana tersebut,”katanya.

Sedangkan untuk pembahasan Perda sendiri, kata dia, ditargetkan September 2018 ini sudah ditetapkan. Menurut syarat sesuai dengan peraturan perundang-undangan, tambahnya, Kota Semarang masuk kelas satu. Sehingga penyertaan modal Pemerintah Kota Semarang dalam pembentukan BPR Syariah nanti minimal Rp12 miliar. (ot/mj)