Beri Dukungan ke Ganjar, Ini Kekuatan PSI Jateng

SEMARANG, Mediajateng.net – Enam belas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jawa Tengah menyatakan dukungan kepada Pasangan Calon Gubernur Wakil Gubernur Ganjar Pranowo Taj Yasin. Dukungan disampaikan di rumah kontrakan Ganjar di Jalan Tengger Timur Raya No 1 Kota Semarang, Senin (30/4) sore.

Ke 16 DPD tersebut menyerahkan surat pernyataan rekomendasi dukungan secara langsung kepada Ganjar. Diantaranya DPD PSI Kota Surakarta, Kota Semarang, Purbalingga, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Karanganyar, Wonosobo, Klaten, Kabupaten Magelang, Boyolali, Batang, dan Kabupaten Tegal.

Ketua DPD PSI Kota Surakarta Muhammad Bilal mengatakan, dukungan diberikan bukan semata-mata pihaknya suka dengan Ganjar. Namun berdasarkan diskusi matang perihal platform perjuangan politik.

“Kami punya garis perjuangan yang sama. Kami mendukung yang benar-benar punya komitmen antikorupsi, tidak sekadar bicara,” katanya.

Ketua DPD PSI Kabupaten Tegal Ismail mengatakan, anggota PSI di Jawa Tengah sudah menyebar hingga tingkat kecamatan. Saat ini rata-rata PSI punya 3.000 member di tiap kabupaten kota. Jika diestimasi, setidaknya PSI memiliki 105.000 member di Jawa Tengah.

“Semuanya akan nyoblos pak Ganjar pada 27 Juni,” katanya.

Sementara ini pihaknya memang baru menyerahkan 16 surat dukungan DPD. Namun secara lisan 35 DPD sudah menyatakan kesiapannya memenangkan Ganjar Yasin.

“Sebagian masih sibuk mempersiapkan pencalegan untuk 2019, jadi yang sudah siap secara tertulis baru 16” tegasnya.

Ganjar Pranowo menyatakan, garis politiknya sejak pertama maju pada 2013 adalah menciptakan pemerintahan yang bersih dan melayani. Sejauh ini apa yang ia cita-citakan telah berhasil diterapkan dengan baik di Pemprov Jateng.

“Ke depan saya mau melebarkan menularkan ke kabupaten kota agar semua pemerintahannya bersih dan tidak korupsi,” ujarnya.

Dalam pelayanan publik, Ganjar menekankan pada komunikasi dan keterbukaan. Salah satunya melalui media sosial yang mampu menampung aspirasi dan pengaduan warga secara cepat dan terekam dengan baik.

Terkait jumlah suara yang bisa disumbangkan PSI, Ganjar tidak ambil pusing. Ia menyerahkan segala urusan taktis dan strategis pada PSI untuk bergerak dengan caranya sendiri.

“Saya menghormati strategi masing-masing. Karena tiap partai punya sendiri, per daerah juga berbeda, solo semarang raya berbeda. Silahkan PSI mau mengambil ceruk yang mana,” paparnya.

Selama dialog sore itu, Ganjar dan para pengurus PSI membahas beberapa hal. Dari kasus EKTP, pabrik semen Rembang, PLTPB Gunung Slamet dan kesejahteraan guru honorer.

Ganjar menjelaskan satu demi satu pertanyaan dari pengurus PSI. Ia berharap jawaban-jawaban tersebut bisa disampaikan kepada konstituen PSI dan masyarakat umum.