Seorang Pelaku Penjambretan Berhasil Diamankan Polres Purbalingga

Purbalingga – Polres Purbalingga berhasil mengamankan seorang pelaku penjambretan yang beraksi di tempat sepi dengan sasaran perempuan yang mengendarai sepeda motor sendirian. Pelaku yang diamankan berinisial KN (30) warga Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Purbalingga.

Kabag Ops Polres Purbalingga AKP Herman Setiono didampingi Kasat Reskrim AKP Tarjono Sapto Nugroho dalam press release yang digelar di halaman Mapolres, Rabu (22/11/2017) mengatakan bahwa kejadian penjambretan terjadi di jalan raya wilayah Desa Kembaran Wetan, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga pada Minggu malam (1/10/2017) yang lalu.

Korban penjambretan adalah Ernawati (33) warga Desa/Kecamatan Pengadegan, Purbalingga. Sebelum kejadian, korban melintas di jalan raya Desa Kembaran Wetan sampai di tempat sepi tiba-tiba dipepet pelaku dan dirampas tasnya. Saat korban terjatuh kemudian tas diambil dan dibawa kabur pelaku.

“Modus yang dilakukan pelaku yaitu membuntuti korban yang mengendarai sepeda motor sendirian. Sampai di tempat sepi pelaku memepet korban dan merampas tas yang dibawanya,” jelas Kabag Ops.

Mendapatkan laporan kejadian, Satreskrim Polres Purbalingga kemudian melakukan penyelidikan. Berdasarkan informasi sejumlah saksi akhirnya berhasil mengidentifikasi pelakunya. Pelaku ditangkap saat mengendarai sepeda motor di jalan raya wilayah Desa Lambur, Kecamatan Mrebet, Purbalingga, Rabu (22/11/2017)

Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku yaitu 1 unit sepeda motor Honda Beat berikut STNKnya bernomor polisi R-4772-PV, 1 lembar STNK sepeda motor Honda R-2646-JL, 1 buah tas merk Sophie Martin warna merah, 1 lembar SIM C milik korban, 1 lembar kartu BPJS milik korban, 1 lembar KTP milik korban, 1 lembar kartu Jamsostek, 1 buah rompi warna hitam bergambar kepala Serigala.

Kabag Ops menambahkan, pelaku yang sehari-hari biasa berjualan bakso merupakan residivis kasus curanmor. Saat dimintai keterangan, pelaku mengaku sudah melakukan aksi penjambretan sebanyak tiga kali yaitu dua kali di wilayah Purbalingga dan sekali di wilayah Pemalang.

“Pelaku saat ini sudah mendekam di tahanan Polres Purbalingga. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dia kita jerat dengan Pasal 365 KUHP ayat (1) tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara,” pungkasnya. (MJ-303)