Pasar Murah Di Semarang Diserbu Warga

SEMARANG, Mediajateng.net – Ratusan warga di wilayah Candisari Semarang, berbondong-bondong memadati Gedung Balai Kecamatan serta halaman kecamatan Candisari, Senin (19/2). Pada hari itu, sedang digelar pasar murah dalam rangka memperingati Dua Tahun Kepemimpinan Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Walikota Ir Hevearita Gunaryanti 2016 – 2018.

Camat Candisari Moeljanto, dalam pasar murah tersebut pihaknya menyediakan 500 paket. Masing- masing paket yang semestinya dijual Rp 114.000, hanya dijual Rp 50.000.

“Kami menyediakan 500 paket sembako antara lain berisi beras, gula, minyak goreng dan lain-laing,” katanya.

Paket sembako dikhususkan untuk warga di tujuh kelurahan di Kecamatan Candisari,”  katanya.

Selain paket sembako yang dijual, juga ada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdatangan untuk meramaikan acara Pasar Murah di Kecamatan Candisari.

“Kami tidak mengundang para PKL, tetapi mereka berdatangan sendiri. Kami hanya pesan kepada PKL yang ikut mencari rezaki di pasar murah Candisari, tetapi dengan ketentuan, mereka harus menjaga kebersihan lingkungan,” ucapnya.

Selain sembako yang disediakan oleh pemerintah, partisipasi dari pihak luar juga ada, sehingga secara keseluruhan ada 600 sembako yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan warga Candisari terhadap warga yang kurang mampu ekonominya untuk membeli sembako.

Moeljanto mengatakan, dua tahun kepemimpinan walikota dan wakil walikota banyak menyumbangkan hasil pembangunan di Kota Semarang.

“Banyak pembangunan yang tersebar di Kota Semarang dan banyak pula inovasi- inovasi yang disumbangkan oleh walikota terhadap pembangunan di Kota Semarang. Inovasi pembangunan yang tidak dimiliki oleh pimpinan lainnya,” ucapnya.

Seperti di ketahui, pasar murah dalam memperingati kepemimpinan pasangan walikora dan wakil walikota tersebut diselenggarakan di 16 kecamatan secara serentak.

Kecamatan lain seperti Kecamatan Semarang Timur, juga menyelenggarakan kegiatan serupa di halaman Kelurahan Bugangan. Menurut Camat Semarang Timur, Sutrisno, sebanyak 500 paket disediakan untuk dibagikan kepada warga yang telah mendapatkan kupon.

“Warga cukup beli Rp50 ribu tiap paket sembako seharga Rp120 ribu. Selain itu kami juga adakan lomba stand terbaik dari 10 kelurahan. Biar lebih meriah, kami sediakan orkes dangdut sebagai hiburan acara ini,” ujarnya.

Salah satu warga bugangan, Endang mengaku terbantu dengan adanya pasar murah yang digelar pihak kecamatan. Menurutnya, harga normal sembako dipasaran masih tinggi. Pihaknya berharap kegiatan ini sering dilakukan oleh pemerintah kota.

“Sangat membantu kami warga yang kurang mampu. Saya dapat kupon dari kelurahan. Cukup bayar separonya,” katanya.

Comments are closed.