Nasdem Belum Pikirkan Calon Gubenur

GROBOGAN- mediajateng.net

Heboh pencalonan Gubenur di Jawa Tengah 2018, memunculkan sejumlah nama yang dijagokan masing-masing partai pengusung.

Sebut saja, sosok Ketua DPD I Wisnu Suhardono telah diusulkan sejumlah pengurus DPD II untuk menjadi calon maju di pemilihan Gubenur 2018 mendatang. Sedang, Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Abdul Wachid makin muncul namanya setelah disebut sebagai caon dari partai Gerindra.

Dua nama telah muncul di partai PDI Perjuangan, sosok incumben Ganjar Pranowo dan Musthofa Ketua DPC sekaligus Bupati Kudus juga beberapa kali disebut menjadi calon kuat yang akan ikut pertarungan memperebutkan Gubenur.

Selain dua nama tersebut, nama Ketua DPC sekaligus Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang telah berhasil menyulap kampung kumuh Gunung Brintek di pusat Kota Semarang menjadi kampung pelangi Gunung Brintek serta mampu berikan pinjaman bunga 3% bagi UMKM juga masuk bursa yang akan bertarung di tingkat Provinsi Jateng.

Namun, kehebohan tersebut, diakui Ali Mahsur, Wakil Ketua DPW Partai Nasdem, Jateng, tidak akan diikuti oleh partainya, dalam reses di Kabupaten Grobogan, Jumat (19/5). “Jawa Barat dan Jawa Tengah berbeda. Di Jabar kita sudah bisa mengajukan satu sendiri calon Gubenur. Sedang di Jateng kita hanya memiliki empat kursi sehingga Nasdem masih gabung dalam Fraksi PDI Perjuangan,” ungkap Ali Mahsur.

Heboh pencalonan Gubenur di Jawa Barat yang dilakukan Partai Nasdem dengan mencalonkan Ridwan Kamil, dipastikan tidak terjadi di Provinsi Jawa Tengah. Perbedaan jumlah kursi dalam parlemen membuat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem memilih menahan diri.

“Kita lebih konsentrasi persiapan verifikasi kan waktunya tinggal Oktober nanti. Jadi dua tiga bulan ini kita konsen ke verifikasi, baru setelah itu memikirkan pencalonan Gubenur dan tujuh kepala daerah yang akan pilkada di 2018,” tambahnya.