Mobil Tabrak Kereta, 4 Warga Semarang Tewas Terpanggang

Grobogan – mediajateng.net

Sebuah kecelakaan lalulintas di perlintasan tanpa palang pintu kembali terjadi, Sabtu (20/5). Empat orang penumpang mobil Avansa B 1397 UZQ yang masih didalam mobil putih itu terseret di depan loko motif KA Argo Anggrek Jurusan Surabaya – Jakarta, di di Desa Katong, Kecamatan Toroh Purwodadi. Rencananya mobil dan rombongan ini akan menghadiri kondangan.

Dari keyerangan Manaher Humas PT KAI DAOP IV , Edy mengatakan Mobil terseret hingga 300 meter. Lkomotif baru bisa berhenti di stasiun Sedadi, Kecamatan Penawangan. Saat berhenti, mobil langsung terbakar dan api sempat membakar sebagian lokomotif.

“Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 10.30 di perlintasan kereta api tanpa palang pintu  di Desa Katong,” tambah Edy.

Tambah Edi, api yang membesar langsung membakar mobil avanza yang saat itu sedang ada 4 penumpang. Penumpang tidak bisa keluar lantaran terjepit antara loko ndan emplsemen stasiun

Sementara salah seorang saksi bernama Samsul Ma’arif mengatakan bahwa dirinya diutus oleh yang punya hajat untuk menjemput rombongan dari Semarang. Namun belum sempat ketemu ada kabar rombongan mengalami kecelakaan.

“Tadi saya disuruh menjemput rombongan. Padahal tinggal satu kilometer sudah nyampe,” jelas Samsul Maarif, saksi dilokasi kejadian.

Kecelakakan, juga sempat membuat ratusan penumpang kereta ketakutan. Penumpang langsung lari keluar kereta setelah tahu sisi depan lokomotif terbakar.

Kemudian api berusaha dihadapkan dengan alat seadanya di stasiun. Kemudian petugas  pemadam kebakaran datang memadamkan api.

Dari informasi yang dihimpun, salah satu korban diketahui merupakan dosen Undip.
Sedang empat korban yakni,  Agus Bambang (60), Agus Abdullah (55), Samsul Bahtiar (30) dan Ihsan Ngadikan. Keempat nya adalah warga Semarang dua berdomisili di perum Dinar Mas dan dua lagi warga perum klipang (MJ-505)