Kota Lama Butuh Edukasi Multi Dimensi

Semarang – mediajateng.net

Perkembangan musik klasik sudah semakin ditinggalkan. Mendengarkan alunan musik butuh keseriusan dan kesulitan tingkat tinggi dalam memainkan alat. Penonton pun sekedar hadir tanpa memberikan apresiasi yang layak. Dengan sejumlah fenomena tersebut, memunculkan ide bagi Gaung Dawai menggelar Chamber Recital, di Gedung PT Samudra Indonesia Tbk, kawasan Kota Lama Semarang, pada tanggal 1 April 2017 mendatang.

“Kami merupakan gabungan dari para pencinta dan pelaku seni serta pemerhati Kota Lama ingin memberikan edukasi serta ingin mengembalikan harmonisasi atmosfer Kota Lama yang kuno namun tetap kekinian.” jelas Asida Ulinuha, sebagai pihak penyelenggara

Chamber Recital hadir dengan sejumlah pemain, yaitu Asep Hidayat sebagai cellist, Ade Simbolon bagian piano, dan Henry bagian gitar serta E. Maharani di vokal. Mereka hadir mengangkat tema Reborn the Spirit, dengan semangat edukasi popular namun serius. Chamber Recital akan mulai memainkan musik klasiknya tepat pukul 18.00 wib. Sebelum singgah ke Semarang nantinya, Chamber Recital singgah ke kota Jakarta dan Jogjakarta.

“Kota Lama sangat membutuhkan situasi edukasi yang multi dimensi. Musik klasik hanyalah salah satunya.” tutup Asida (MJ-202)