Jangan Lagi Ada Korban Difteri di Semarang

SEMARANG, Mediajateng.net – Wabah penyakit difteri yang telah merenggut korban jiwa warga semarang, mengundang keprihatinan banyak pihak. Salah satunya datang dari salah satu Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) DPRD Kota Semarang, Doni Sahroni. Dirinya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sigap menyikapi munculnya penyakit tersebut agar tidak lagi menelan korban.

“Turut prihatin akan musibah wabah penyakit difteri ini. Jangan sampai jatuh korban lagi,” kata Caleg Partai Gerindra Dapil 2 (Genuk, Pedurungan, Gayamsari ) no. Urut 4 itu kepada mediajateng.net, Senin (23/7).
Doni mengatakan, pihaknya mendorong melalui Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk bisa melakukan langkah-langkah pencegahan sekaligus pengobatan. Hal ini dirasa penting karena menyangkut kondisi kesehatan warga.
“Harus diambil langkah konkret seperti dilakukan Outbreak Response Immunization (ORI) kepada anak-anak yang rawan terkena penyakit difteri,” tegasnya.
Doni mengakui program pencegahan yang dilakukan dinas terkait sudah maksimal. Namun pada perkembangan dilapangan, muncul berbagai macam penyakit, salah satunya difteri. Oleh karena itu pencegahan juga menjadi tanggung jawab masyarakat.
“Warga harus bisa lebih bisa jaga pola hidup sehat. Kalo ada warga kena penyakit atau anak belum divaksin, harus  sigap untuk lapor kepada pihak-pihak terkait. Harus saling mengingatkan, karena vaksinasi sangatlah penting untuk mencegah penularan penyakit difteri,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kota Semarang ini menghimbau, agar masyarakat memahami betul bahaya penyakit difteri, bila perlu konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat ataupun dokter.
“Jangan ragu untuk bertanya, kepada tenaga medis bagaimana cara menghindari penyakit difter, sehingga jangan sampai terjadi lagi jatuhnya korban meninggal akibat penyakit itu,” pungkasnya. (Otong-Mj)

Comments are closed.