Dua Pengedar Togel Ditangkap Unit Reskrim Polres Wonogiri

Wonogiri – mediajateng

Petugas unit Reskrim Polres Wonogiri beehasik membekuk dua orang pengedar toto gelap (Togel), di dua tempat terpisah, yakni di wilayah Kecamatan Bulukerto dan Kecamatan Slogohimo. Kedua tersangka yang ditangkap adalah Dwiyanto (52) warga Dusun Nadi Desa Nadi, kecamatan Bulukerto, dan Suyono (47) penduduk Dusun Sambi Desa Dawuhan Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Mohammad Tora, melalui Paur Humas Polres Aipda Iwan Sumarsono, Selasa (16/5), menyatakan, kedua tersangka ditangkap berdasarkan informasi masyarakat yang diinformasikan kepada petugas terkait kemunculan peredaran judi jenis Togel di Kecamatan Bulukerto dan Kecamatan Slogohimo.

“Kedua tersangka membuka praktik penjualan kupon togel kepada warga di rumah. Saat diperiksa, Suyono, menyatakan, pengedaran judi Togel yang dilakukan, sebatas dengan taruhan kecil-kecilan. Suyono, sehari-harinya bekerja sebagai wiraswasta, dan penjualan togel hanya dijadikan sambilan,” ungkap Iwan

Demikian halnya dengan Dwiyanto, yang mengaku menjual hanya sebatas sebagai kegiatan pengisi waktu luang. Kedua tersangka, menyatakan, tidak mengira kalau kemudian ditangkap petugas. Sebab, penjualan yang selama ini dilakukan, terhitung dilaksanakan secara sembunyi-sembunyi, dan hanya orang tertentu saja yang mengetahuinya.

Dari tangan Dwiyanto, polisi menyita barang bukti berupa satu buah bolpoin, uang taruhan satu bendel keplek togel, satu lembar paito dan satu buku tafsir mimpi. Kemudian dari Suyono, disita alat bukti berupa tiga bendel keplek Togel, uang taruhan selembar alas penulis keplek, sebuah bolpoint, sebuah ponsel.

Selanjutnya kepada kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian, yang ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara atau denda Rp 25 juta. (MJ-303)