DLH dan Damkar Semarang Intensifkan Pendinginan TPA Jatibarang, Antisipasi Kebakaran Saat Musim Kemarau

admin
By
admin
3 Min Read

Media Jateng, Semarang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang memperkuat langkah pencegahan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang dengan mengintensifkan kegiatan pendinginan di sejumlah zona rawan.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya risiko kebakaran akibat musim kemarau yang mulai melanda Kota Semarang pada 2026. Pendinginan dilakukan dengan penyemprotan air secara rutin pada titik-titik yang berpotensi memunculkan bara api, terutama di area tumpukan sampah aktif.

Kepala DLH Kota Semarang, Glory Nasarani, mengatakan jadwal pendinginan kini ditingkatkan menjadi setiap dua hari sekali. Sebelumnya, kegiatan tersebut direncanakan hanya dilakukan satu kali dalam sepekan.

“Memasuki musim kemarau, kami bersama Dinas Pemadam Kebakaran meningkatkan frekuensi pendinginan menjadi setiap dua hari sekali sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi kebakaran di TPA Jatibarang,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Menurut Glory, pendinginan terbaru dilaksanakan di zona 1 dan zona 2 TPA Jatibarang setelah sebelumnya dilakukan pada Rabu (15/7/2026). Kegiatan serupa dijadwalkan kembali berlangsung pada 19 Juli mendatang.

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran TPA yang telah digelar beberapa waktu lalu. Dalam pelaksanaannya, DLH dan Damkar telah menyusun jadwal rutin agar proses pendinginan berlangsung secara berkelanjutan.

“Kami berharap jadwal yang sudah disusun dapat dijalankan secara konsisten. Pendinginan dilakukan pada siang hari ketika suhu udara berada di puncaknya sehingga lebih efektif menurunkan potensi munculnya titik api,” jelasnya.

Glory mengapresiasi dukungan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang yang tetap meluangkan waktu melakukan pendinginan meski memiliki tugas utama menangani berbagai kondisi darurat di lapangan.

Selain upaya teknis, DLH juga mengimbau masyarakat, termasuk warga sekitar dan para pemulung yang beraktivitas di kawasan TPA Jatibarang, agar tidak membakar sampah di sekitar lokasi.

Menurutnya, bara api dari pembakaran terbuka berpotensi terbawa angin dan memicu kebakaran pada tumpukan sampah yang kondisinya kering akibat musim kemarau.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga TPA Jatibarang dengan tidak melakukan pembakaran sampah di sekitar area. Pencegahan merupakan langkah terbaik agar kebakaran tidak terjadi,” pungkas Glory.

DLH Kota Semarang berharap sinergi dengan Dinas Pemadam Kebakaran serta dukungan masyarakat mampu meminimalkan risiko kebakaran di TPA Jatibarang sehingga pelayanan pengelolaan sampah tetap berjalan optimal selama musim kemarau.(ot/mj)

Share This Article