Media Jateng, – Relawan pemenangan pasangan Yoyok Sukawi – Joko Santoso mulai terbentuk di beberapa wilayah kecamatan. Seperti yang dilakukan ratusan warga yang tergabung dalam ‘Bolone Nunung Sriyanto’.
Bolone Nunung Sriyanto merupakan warga yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Genuk, Gayamsari dan Pedurungan. Mereka siap untuk memenangkan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang AS Sukawijaya alias Yoyok Sukawi – Joko Santoso pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali (Pilwakot) Semarang yang akan digelar pada 27 November 2024.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan Nunung Sriyanto saat menggelar syukuran di kediamannya Jalan Subali Raya, Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (7/9/2024).
Hadir dalam acara tersebut, bakal calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin, bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Yoyok Sukawi – Joko Santoso, dan mantan Wali Kota Semarang Sukawi Sutarif serta para pengurus dan kader Partai Gerindra Kota Semarang.
Nunung Sriyanto mengatakan, seperti halnya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, pihaknya bersama para warga dibantu para relawan akan bekerja maksimal mulai dari mengenalkan pasangan Yoyok-Joss, mensosialisasikan program serta visi misi ke masyarakat hingga saat pencoblosan.
“Relawan pemenangan ini terbentuk saat Pilpres 2024. Mereka ada yang dari berbagai elemen masyarakat, ada dari LPMK, ada juga dari unsur RT/RW. Di Pilkada ini kita ‘panaskan’ lagi mesinnya untuk memenangkan Yoyok Sukawi – Joko Santoso di Pilwakot 2024,” katanya disela-sela acara.
Nunung sendiri saat ini telah dilantik karena terpilih kembali menjadi Anggota DPRD Kota Semarang periode 2024 – 2029. Ia juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra. Untuk perolehan suara pada Pileg 2024, Nunung berhasil mendapatkan 13.324 suara.
“Kami berharap jika pasangan Yoyok Sukawi – Joko Santoso terpilih bisa memprioritaskan persoalan di wilayah Pedurungan, Genuk dan Gayamsari. Seperti soal banjir, pendidikan, kesehatan dan soal pembangunan lainnya,” harapnya.
Menanggapi kelompok relawan pemenangan yang terbentuk di wilayah kecamatan, bakal calon Wali Kota Yoyok Sukawi yang hadir di acara tersebut mengatakan, pihaknya menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kota Semarang sebagai kota metropolitan yang maju dan bermartabat.
“Kami pasangan Yoyok Sukawi – Joko Santoso akan mengusung visi untuk menjadikan Semarang sebagai kota metropolitan yang Maju dan Bermartabat, Berkelanjutan, serta kolaboratif. Tadi disampaikan masukan, saran dan harapan dari para relawan pemenangan ‘Bolone Nunung Sriyanto’ akan kami terima sebagai salah satu program kami,” ungkapnya.
Sementara itu, bakal calon Wakil Wali Kota Semarang, Joko Santoso menegaskan, bahwa tagline yang akan digunakan adalah “Bocahe Dewe”. Hal ini mencerminkan identitas mereka sebagai warga asli Kota Semarang.
“Kami adalah warga asli Semarang, dan kami berkomitmen untuk memajukan serta mensejahterakan masyarakat. Mas Yoyok adalah pejuang tangguh yang rela mundur dari DPR RI demi niatnya untuk mengabdikan diri sebagai Wali Kota Semarang. Dia memiliki prinsip, ‘Urip kudu urup’, yang menunjukkan komitmennya untuk memberikan manfaat bagi orang lain,” katanya.
Deklarasi ini menandai langkah awal yang solid bagi relawan pemenangan Yoyok Sukawi-Joko Santoso dalam menghadapi Pilwakot Semarang 2024.
Diakhir acara, para relawan dan tamu undangan yang hadir mendapatkan puluhan doorprize menarik. (ot/mj)
