WONOSOBO, MediaJateng.Net – Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat melantik dan mengambil sumpah jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo Drs. Mohamad Kristijadi, M.Si., bersama 37 pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah kabupaten Wonosobo, Jumat (6/11/2026), mencakup 32 Pejabat Administrator dan Pengawas (20 promosi dan 12 rotasi), serta 5 Pejabat Fungsional. Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan SK pengangkatan 1 CPNS menjadi PNS dan 3 SK CPNS lulusan sekolah kedinasan IPDN.
Bupati Afif menyampaikan bahwa penataan aparatur bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan agar program pembangunan berjalan lebih efektif dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
“Keberhasilan pemerintahan tidak ditentukan oleh siapa yang menduduki suatu jabatan, tetapi oleh bagaimana setiap orang menjalankan amanah dan bekerja sebagai satu kesatuan. Karena itu, mari kita bangun birokrasi yang solid, profesional, dan responsif,” tegasnya.
Secara khusus, Bupati meminta Sekda segera memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah agar seluruh program pembangunan berjalan terpadu. Prioritas yang perlu dikawal meliputi penurunan kemiskinan dan stunting, peningkatan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan dan pertanian, serta pengembangan pariwisata dan potensi ekonomi lokal.
Ia juga menekankan bahwa setiap kebijakan pemerintah harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat, termasuk memastikan pengelolaan APBD berlangsung tepat sasaran, efisien, transparan, dan akuntabel.
Dalam menjalankan kepemimpinan, Afif juga mengingatkan pentingnya membangun tim kerja yang solid dengan memberikan ruang bagi setiap anggota untuk berkembang dan berkontribusi. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak boleh bertumpu pada kemampuan satu orang, melainkan pada kekuatan kolaborasi seluruh anggota tim.
“Sebagai pimpinan, kita harus mampu membentuk super tim, bukan menjadi superman. Berikan kesempatan dan ruang kepada staf untuk berkembang, berkreasi, dan menunjukkan kemampuannya. Ciptakan lingkungan kerja yang nyaman, menggembirakan, dan saling mendukung.
“Insyaallah, ketika setiap orang merasa dihargai dan dapat bekerja dengan penuh semangat, akan terwujud kinerja organisasi yang lebih produktif, optimal, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pesan Bupati Afif.
Kepada seluruh pejabat yang dilantik, Bupati meminta agar segera bekerja, terbuka terhadap aspirasi dan kritik masyarakat, serta mampu menghadirkan solusi dan inovasi pelayanan.
Menurutnya, birokrasi tidak boleh terjebak pada rutinitas, tetapi harus terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan publik.
Melalui penguatan aparatur dan koordinasi pemerintahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap penyelenggaraan pemerintahan semakin efektif, pembangunan semakin terarah, dan masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin baik.***
