PLN Icon Plus Sapa Siswa SLB Purwokerto dengan Teknologi

admin
By
admin
6 Min Read

Media Jateng, Purwokerto – Mengenal teknologi tidak selalu harus dimulai dari ruang kelas dan teori. Bagi 20 siswa SLB B Yakut Purwokerto, teknologi telekomunikasi justru hadir melalui pengalaman belajar yang lebih dekat dan nyata.

Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Berdaya, PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mengajak para siswa mengenal dunia telekomunikasi sekaligus mencoba secara langsung gambaran pekerjaan yang dijalankan oleh insan industri.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026, tersebut menjadi bagian dari upaya PLN Icon Plus menghadirkan pengalaman belajar yang tidak berhenti pada penyampaian materi. Para siswa diperkenalkan dengan teknologi yang selama ini hadir di sekitar mereka, khususnya jaringan telekomunikasi dan fiber optik, kemudian diajak memahami bagaimana teknologi tersebut bekerja dan digunakan untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan konektivitas sehari-hari.

Bagi sebagian siswa, pengalaman tersebut menjadi kesempatan pertama untuk melihat lebih dekat perangkat dan proses kerja di balik layanan telekomunikasi. Materi yang biasanya hanya ditemui dalam bentuk penjelasan, pada kegiatan ini diperkenalkan melalui pendekatan praktik sehingga siswa dapat mengamati, mencoba, dan berinteraksi secara langsung.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu kekuatan Program Berdaya. Alih-alih hanya menjelaskan bagaimana sebuah jaringan telekomunikasi bekerja, PLN Icon Plus menghadirkan suasana belajar yang memungkinkan siswa mengenal prosesnya secara lebih konkret. Dari perangkat yang digunakan hingga tahapan dasar pekerjaan jaringan, setiap materi dikemas agar lebih mudah dipahami dan dekat dengan pengalaman siswa.

Antusiasme terlihat ketika siswa mulai mengikuti sesi praktik dan mencoba mengenali berbagai perangkat yang digunakan dalam pekerjaan jaringan telekomunikasi. Dengan pendampingan dari insan PLN Icon Plus, siswa diberikan kesempatan untuk mencoba secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Pengalaman sederhana tersebut memiliki arti lebih dari sekadar aktivitas praktik. Siswa mendapatkan gambaran bahwa teknologi yang mereka gunakan setiap hari memiliki proses dan pekerjaan yang panjang di baliknya. Koneksi internet yang selama ini mereka kenal sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari ternyata dibangun melalui sistem, perangkat, serta keterampilan para pekerja di bidang telekomunikasi.

Melalui interaksi langsung tersebut, siswa juga diperkenalkan pada budaya kerja yang menjadi bagian penting dalam industri. Ketelitian, keberanian untuk mencoba, kemampuan mengikuti instruksi, serta kerja sama menjadi nilai yang turut diperkenalkan selama proses pembelajaran.

Bagi PLN Icon Plus, pengalaman praktik menjadi cara untuk mempertemukan pengetahuan dengan realitas pekerjaan. Pengenalan semacam ini diharapkan dapat membantu siswa memahami bahwa perkembangan teknologi membuka beragam bidang yang dapat dipelajari dan dikembangkan, termasuk di sektor telekomunikasi dan digital.

Kepala Sekolah SLB B Yakut Purwokerto, Wiwi Kusmiyati, S.Pd., menyampaikan bahwa pengalaman praktik memberikan warna berbeda dalam proses pembelajaran siswa. Menurutnya, kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan dunia industri dapat membantu siswa memperoleh pengalaman baru sekaligus menumbuhkan keberanian untuk mencoba hal-hal yang sebelumnya belum mereka kenal.

“Anak-anak terlihat antusias karena mereka mendapatkan pengalaman yang berbeda dari pembelajaran sehari-hari. Mereka tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga bisa melihat dan mencoba secara langsung. Pengalaman seperti ini sangat berarti bagi kami karena dapat menambah wawasan dan kepercayaan diri siswa untuk mengenal hal-hal baru.”

Sementara itu, Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, mengatakan bahwa pengenalan teknologi perlu dilakukan dengan pendekatan yang dapat dirasakan langsung oleh peserta didik. Menurutnya, pengalaman praktik dapat membantu siswa memahami teknologi secara lebih sederhana sekaligus mengenali keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia industri.

“Kami ingin siswa tidak hanya mengetahui bahwa teknologi telekomunikasi ada di sekitar mereka, tetapi juga memahami bagaimana teknologi tersebut bekerja. Ketika mereka diberi kesempatan untuk melihat dan mencoba secara langsung, proses belajarnya menjadi lebih nyata. Dari pengalaman sederhana ini, kami berharap tumbuh rasa ingin tahu dan keberanian siswa untuk terus belajar dan mengembangkan potensinya.”

Melalui Program Berdaya, PLN Icon Plus terus mendorong hadirnya ruang belajar yang mempertemukan siswa dengan perkembangan teknologi secara langsung. Pengenalan tersebut menjadi penting di tengah perubahan dunia kerja yang semakin erat dengan teknologi digital, sehingga generasi muda memiliki kesempatan untuk mengenal berbagai kemungkinan sejak bangku sekolah.

Bagi para siswa SLB B Yakut Purwokerto, pengalaman tersebut bukan sekadar mengenal kabel, perangkat, atau jaringan fiber optik. Lebih dari itu, mereka mendapatkan kesempatan untuk melihat bahwa teknologi memiliki proses yang dapat dipelajari, pekerjaan yang dapat dikenali, dan keterampilan yang dapat dikembangkan.

Dari sebuah praktik sederhana, tumbuh pengalaman baru. Dari pengalaman tersebut, muncul rasa ingin tahu. Dan dari rasa ingin tahu itulah, keberanian untuk belajar dan mencoba dapat terus berkembang.

Melalui semangat Belajar, Berkarya, dan Berdaya Bersama PLN Icon Plus, Program Berdaya menjadi langkah nyata untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan dunia industri sekaligus membuka wawasan siswa terhadap perkembangan teknologi telekomunikasi.

Karena teknologi bukan hanya sesuatu yang digunakan. Teknologi juga sesuatu yang dapat dipahami, dipelajari, dan suatu hari nanti mungkin menjadi bagian dari karya mereka.

Share This Article