Media Jateng, Purwokerto – Mengenal dunia kerja sejak bangku sekolah menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan generasi muda menghadapi masa depan. Bukan hanya tentang memahami jenis pekerjaan, tetapi juga tentang mengenali lingkungan profesional, membangun kepercayaan diri, serta menemukan keterampilan yang dapat dikembangkan sesuai dengan potensi masing-masing.
Semangat tersebut menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Berdaya, akronim dari Belajar, Berkarya, dan Berdaya Bersama PLN Icon Plus, yang dilaksanakan di SLB B Yakut Purwokerto, Jawa Tengah.
Dalam program ini, PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah tidak hanya memperkenalkan teknologi telekomunikasi kepada siswa, tetapi juga membuka wawasan mengenai dunia industri melalui pengenalan program magang sebagai salah satu bentuk pengalaman belajar di lingkungan kerja.
Sebanyak 20 siswa jenjang SMA SLB B Yakut Purwokerto menjadi penerima manfaat program. Setelah mendapatkan pengenalan mengenai teknologi telekomunikasi dan gambaran pekerjaan di industri, para siswa diajak melihat lebih jauh bagaimana pengetahuan tersebut dapat terhubung dengan pengalaman nyata di dunia kerja.
Pengenalan program magang menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian tersebut. Bagi siswa, magang bukan sekadar aktivitas untuk mengisi waktu belajar, melainkan kesempatan untuk merasakan secara langsung suasana kerja, memahami tanggung jawab, membangun kedisiplinan, serta belajar berinteraksi dalam lingkungan profesional.
Konsep inilah yang coba diperkenalkan PLN Icon Plus melalui Program Berdaya. Dunia industri diperkenalkan bukan sebagai sesuatu yang jauh dan sulit dijangkau, melainkan sebagai ruang yang dapat dipelajari secara bertahap.
Siswa diberikan gambaran mengenai bagaimana sebuah pekerjaan dilakukan, bagaimana seseorang bekerja dalam tim, hingga bagaimana keterampilan yang dipelajari di sekolah dapat memiliki keterkaitan dengan kebutuhan industri.
Bagi siswa SLB B Yakut Purwokerto, kesempatan tersebut memberikan perspektif baru mengenai pilihan setelah menyelesaikan pendidikan. Pengalaman mengenal industri secara langsung diharapkan dapat membantu siswa memahami bahwa kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya dibangun dari kemampuan teknis, tetapi juga dari keberanian mencoba, kemampuan beradaptasi, komunikasi, tanggung jawab, dan kemauan untuk terus belajar.
Kepala Sekolah SLB B Yakut Purwokerto, Wiwi Kusmiyati, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap kesempatan yang diberikan PLN Icon Plus. Menurutnya, pengenalan dunia industri dan peluang magang memberikan pengalaman yang berharga bagi siswa untuk mulai membangun gambaran mengenai kehidupan setelah sekolah.
“Kami sangat mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada anak-anak untuk mengenal dunia industri secara lebih dekat. Selama ini, dunia kerja mungkin masih menjadi sesuatu yang cukup jauh bagi mereka. Dengan adanya pengenalan dan kesempatan untuk belajar melalui lingkungan industri, anak-anak menjadi memiliki gambaran bahwa mereka juga bisa mempersiapkan diri, belajar bekerja, dan mengembangkan kemampuan yang mereka miliki,” ungkapnya.
Sementara itu, Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, mengatakan bahwa membuka akses terhadap pengalaman industri merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas ruang tumbuh bagi generasi muda.
“Kami ingin Program Berdaya tidak berhenti pada pengenalan teknologi. Kami ingin siswa mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai dunia kerja dan memiliki kesempatan untuk mengenal lingkungan industri secara langsung. Program magang menjadi salah satu bentuk pengalaman yang dapat membantu mereka membangun kesiapan, baik dari sisi keterampilan maupun kepercayaan diri. Kami percaya bahwa setiap siswa memiliki potensi, dan yang perlu kita lakukan adalah memberikan ruang serta kesempatan agar potensi tersebut dapat berkembang,” katanya.
Melalui pendekatan tersebut, PLN Icon Plus berupaya membangun hubungan yang lebih erat antara dunia pendidikan dan industri. Sekolah menjadi tempat siswa membangun dasar pengetahuan dan keterampilan, sementara pengalaman di lingkungan industri dapat menjadi ruang untuk menguji, mengembangkan, sekaligus memahami bagaimana kemampuan tersebut diterapkan dalam kehidupan kerja.
Pengenalan program magang juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembelajaran yang lebih inklusif. Kesempatan untuk mengenal dunia kerja diberikan sejak dini agar siswa memiliki waktu untuk mempersiapkan diri, mengenali kekuatan dan minatnya, serta memahami keterampilan apa yang perlu terus dikembangkan.
Bagi PLN Icon Plus, keberadaan program seperti Berdaya merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang tidak berhenti pada satu kegiatan.
Ketika siswa memperoleh pengalaman, wawasan, dan akses untuk mengenal dunia industri, manfaat tersebut diharapkan dapat menjadi bekal yang terus mereka bawa dalam perjalanan pendidikan maupun ketika nantinya memasuki dunia kerja.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menegaskan bahwa inklusivitas dalam transformasi digital juga perlu diwujudkan melalui pengembangan sumber daya manusia dan perluasan kesempatan.
“Transformasi tidak akan memiliki arti yang utuh jika manfaat dan kesempatan yang lahir dari perkembangan teknologi hanya dapat dirasakan oleh sebagian orang. Karena itu, kami ingin terus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal teknologi sekaligus memahami peluang yang hadir di baliknya. Melalui Program Berdaya dan pengenalan dunia industri, kami berharap para siswa memiliki keyakinan bahwa mereka juga dapat belajar, bekerja, dan berkarya sesuai dengan potensi yang dimiliki,” ungkapnya.
Pengalaman mengenal dunia kerja sejak sekolah pada akhirnya bukan hanya tentang mempersiapkan siswa untuk mendapatkan pekerjaan. Lebih jauh, pengalaman tersebut membantu mereka membangun cara pandang terhadap dirinya sendiri—bahwa mereka memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan dan kontribusi yang dapat diberikan.
Dari mengenal fiber optik dan teknologi telekomunikasi, siswa kemudian diajak melihat bagaimana pengetahuan tersebut terhubung dengan pekerjaan nyata. Dari sekadar mengetahui, mereka mulai mencoba. Dari mencoba, tumbuh pengalaman. Dan dari pengalaman, muncul kesiapan untuk mengenal dunia kerja dengan lebih percaya diri.
Program Berdaya menjadi langkah PLN Icon Plus untuk mempertemukan pendidikan, teknologi, dan kesempatan dalam satu ruang pembelajaran. Pengenalan program magang industri di SLB B Yakut Purwokerto diharapkan menjadi awal bagi siswa untuk melihat lebih luas pilihan masa depan yang dapat mereka tempuh.
Sebab, kesiapan untuk memasuki dunia kerja tidak selalu dimulai ketika seseorang sudah lulus sekolah. Ia dapat dimulai jauh lebih awal—dari kesempatan untuk mengenal, keberanian untuk mencoba, dan lingkungan yang memberikan ruang untuk berkembang.
Melalui semangat Belajar, Berkarya, dan Berdaya Bersama PLN Icon Plus, setiap pengalaman diharapkan menjadi bekal bagi siswa SLB B Yakut Purwokerto untuk melangkah lebih percaya diri, mengenali potensinya, dan suatu hari mengambil peran di dunia kerja sesuai dengan kemampuan terbaik yang mereka miliki.
