WONOSOBO, MediaJateng.Net – Kemeriahan Festival Balon Udara dalam rangkaian Mudik 2026 kembali terasa di Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek, Wonosobo, melalui gelaran bertajuk “Balaraja Balloon Festival” yang dilaksanakan pada Senin, 24 Maret 2026.
Kegiatan hari pertama ini berlangsung lancar dan sukses menarik perhatian ribuan pengunjung.
Berdasarkan keterangan narasumber dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Aryo, sebanyak 21 balon udara berhasil diterbangkan dengan aman dan terkendali.
Tidak ditemukan kejadian balon lepas maupun insiden kebakaran selama pelaksanaan festival, sehingga kegiatan berjalan sesuai dengan standar keamanan yang telah ditetapkan.
“Alhamdulillah, pelaksanaan hari pertama berjalan lancar. Semua balon yang diterbangkan dapat dikendalikan dengan baik tanpa kendala berarti,” ungkap Aryo.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah pengunjung yang diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang.
Tidak hanya warga lokal, festival ini juga menarik wisatawan dari berbagai daerah seperti Jakarta, Jambi, Solo, dan Kendal.
Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi tetap terpantau ramai namun lancar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Camat Kertek yang memberikan dukungan langsung terhadap terselenggaranya festival.
Selain atraksi balon udara, kehadiran pelaku UMKM juga menjadi daya tarik tersendiri. Sebanyak 41 stand UMKM turut meramaikan festival dengan menyajikan beragam kuliner dan produk khas lokal.
Dari aktivitas tersebut, diperkirakan terjadi perputaran ekonomi mencapai Rp30 juta hingga Rp35 juta selama kegiatan berlangsung.
Festival ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat dan wisatawan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta melestarikan tradisi balon udara sebagai warisan budaya khas Wonosobo.***












