Bupati Banjarnegara Amalia Desiana Siap Atasi Permasalahan Sampah di TPA Winong

admin
By
admin
2 Min Read

Media Jateng – Banjarnegara – Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menegaskan komitmennya dalam menangani permasalahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winong, Kecamatan Bawang.

Didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup serta Kepala BPPKAD Banjarnegara, Bupati Amalia meninjau langsung kondisi TPA pada Rabu (27/3/2025) untuk merancang solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

Dalam kunjungannya, Bupati Amalia berdialog dengan para petugas kebersihan guna memahami tantangan yang mereka hadapi di lapangan.

Ia menekankan bahwa masalah sampah tidak bisa dibiarkan berlarut-larut dan perlu segera diatasi dengan langkah konkret, termasuk pemanfaatan teknologi pengolahan sampah yang lebih modern.

“Lahan untuk TPA semakin terbatas, sehingga tidak bisa terus diperluas. Satu-satunya cara adalah menerapkan teknologi agar sampah dapat didaur ulang menjadi produk yang bermanfaat,” ujar Bupati Amalia.

Ia menegaskan bahwa tahun ini merupakan momentum penting bagi Kabupaten Banjarnegara untuk mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

Menurutnya, sampah bukan hanya masalah kebersihan, tetapi juga menyangkut lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kita harus memastikan seluruh wilayah Kabupaten Banjarnegara memiliki sistem pengelolaan sampah yang optimal. Dengan penataan yang baik, Banjarnegara bisa menjadi contoh dalam penanganan sampah,” imbuhnya.

Bupati Amalia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam gerakan pengelolaan sampah yang lebih baik.

Ia berharap bahwa dengan kerja sama semua pihak, Kabupaten Banjarnegara dapat menjadi percontohan dalam penanggulangan sampah di masa depan.

“Masalah sampah adalah tanggung jawab kita bersama. Saya yakin, dengan semangat gotong royong, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” pungkasnya.

Kunjungan ini menjadi langkah awal bagi Banjarnegara dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan, demi lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.***

Share This Article