Oleh
Panggih Tyas Pramono, S.Pd Guru Bahasa Jawa SMP Darul Ma’arif Banyuputih
Karakter adalah suatu pembawaan individu berupa sifat, kepribadian, watak serta tingkah laku yang diekspresikan dalam kehidupan sehari-hari. Secara mendasar dalam kehidupan sehari-hari adanya pengklasifikasian karakter ke dalam dua jenis, yaitu karakter baik dan karakter buruk. Unsur-unsur karakter antara lain emosi, konsep diri, kebiasaan dan kemauan dan kepercayaan.
Menanamkan karakter sejak dini pada anak tentunya sangat penting untuk dilakukan. Peran orang tua menjadi hal yang utama untuk membantu membentuk karakter anak. Dengan pembentukan karakter sejak dini tersebut akan menentukan sikap seseorang Ketika menjalani kehidupannya. Siapapun orangnya atau bahkan profesinya, Ketika memiliki karakter yang baik, tentunya akan dipandang dengan tinggi juga. Sehingga tidak ada salahnya jika orang tua selalu menanamkan karakter pada anak sejak dini.
Dengan karakter yang kuat, tidak mudah menyerah, dan berani pastinya akan mempermudah seseorang untuk menjalani kehidupannya. Walaupun mempunyai pangkat tinggi, namun jika tidak mempunyai karakter, maka akan terlihat biasa saja.
Untuk mewujudkan seseorang yang beradab, maka orang tua perlu menanamkan karakter positif pada anak mulai sejak dini. Dengan begitu, sang anak kedepannya juga akan selalu mempunyai moral karena sudah dibiasakan sejak dini.
Dengan menerapkan karakter sejak dini maka ada beberapa manfaat penerapan pendidikan karakter antara lain membentuk karakter baik anak, membiasakan perilaku baik, menanamkan jiwa kepemimpinan, bekal sebelum memasuki dunia sosial, dan menyiapkan anak untuk menghadapi semua masalah kehidupan.
Memberikan Pendidikan karakter pada anak sejak dini merupakan sesuatu yang perlu untuk dilakukan. Pendidikan karakter tidak hanya dilakukan oleh orang tua saja, tetapi juga lingkungan tumbuh kembang lain seperti sekolah. Meski sekolah memberi Pendidikan karakter dengan menanamkan nilai-nilai yang baik pada diri anak, orang tua tetap mempunyai peran utama dalam pengembangan karakter anak.
Orang tua merupakan figur penting dalam proses tumbuh kembang anak, selain itu orang tua sebagai contoh pembentukan karakter anak yang baik, memenuhi sarana dan prasarana untuk mengembangkan kemampuan sebagai bekal kehidupan anak pada masa depan. Serta sebagai media dalam menanamkan nilai sosial, budaya, dan agama sedini mungkin, memberikan kasih saying, perhatian, dan kepedulian.
Jika orang tua dapat membina anak memiliki karakter yang baik, bukan tidak mungkin anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas sebagaimana yang diharapkan. Orang tua mempunyai peran penting dalam pembentukan karakter anak. Pembentukan karakter anak menjadi sosok yang baik, Tangguh, mandiri, dan bertanggung jawab, dapat diupayakan sejak usia dini. Hubungan antara orang tua dan anak yang hangat, terbuka, komunikatif, dan rasional berkaitan erat dengan kepercayaan diri anak yang tinggi, performa yang lebih baik di sekolah, dan lebig sedikit timbulnya perilaku negatif.
Peran orang tua dalam pembentukan karakter anak bisa dilakukan dengan cara mendukung kepercayaan diri anak, memberikan Batasan dan bersikap konsisten dengan sikap disiplin yang diarahkan kepada anak, berikan waktu, kehadiran, dan perhatian sebagai orang tua kepada anak, menjadi role model yang baik, ajarkan kepada anak untuk memiliki kemampuan menyelesaikan masalah, memberikan ketenangan, bentuk kebiasaan baik, mengajarkan sikap kekeluargaan, dan berkenalan dengan karakter.
Namun kegagalan membangun karakter pada anak sejak usia dini, akan memicu terbentuknya pribadi yang bermaslah pada masa dewasa kelak. Maka sebagai orang tua kita harus bisa berperan dengan baik dalam mendidik karakter anak sejak dini. (*)













