Banjarnegara

Meski PPKM Pedagang Kaki Lima di Depan Stadion Ini Tetap Berjualan

×

Meski PPKM Pedagang Kaki Lima di Depan Stadion Ini Tetap Berjualan

Sebarkan artikel ini

Banjarnegara, mediajateng.net – Meski PPKM masih terus berlanjut, namun para pedagang kaki lima di depan Stadion Urang Jaya, Desa Merden, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, tetap berjualan dari pagi hingga sore hari.

Ada sekitar empat PKL yang mendirikan lapak kaki lima di depan stadion tersebut. Menurut salah satu pemilik warung yang sudah berjualan sejak tujuh bulan lalu, PPKM tidak mempengaruhi mereka dalam berjualan. Mereka tetap membuka lapaknya demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kalau enggak jualan, di rumah bosan karena tidak ada yang dikerjakan, sementara kami harus tetap memenuhi kebutuhan keluarga. Jadi meski dalam suasana PPKM, kami tetap berjualan,” Kata Lastri, pemilik warung Qanaya yang lebih dikenal dengan sebutan Warung Ijo.

Warung Ijo memang baru sekitar tujuh bulan berjualan di depan Stadion Urang Jaya, Desa Merden, Banjarnegara. Namun warung tersebut nampaknya tidak terlalu sepi pembeli. Setiap harinya ada saja yang datang berkunjung ke Warung Ijo untuk membeli makanan di tempat itu.

“Dulu sebelum membuka lapak di tempat ini, saya jualan keliling. Jadi sudah cukup banyak orang yang mengenal dagangan saya. Alhamdulillah tetap ada yang membeli” Jelas Lastri.

Warung Qanaya atau Warung Ijo, setiap harinya berjualan mulai pukul 09:30 WIB hinga pukul 17:00 WIB. Warung ini menyediakan berbagai masakan seperti Kethoprak, Tahu Masak, Gado-Gado, Rujak dan lain-lain.

Selain itu juga ada Mendoan, gorengan khas Banyumas yang dibuat dari tempe tipis dibalut tepung kemudian digoreng setengah matang. Harganya relatif terjangkau untuk masyarakat sekitar, yakni mulai Rp8 ribu hingga Rp10 ribu.

Setiap harinya, selain melayani para langganan yang sudah biasa memesan baik secara online maupun datang langsung ke warung, para pedagang di depan Stadion Urang Jaya Merden juga melayani siswa-siswa yang sedang menjalani pendidikan sepak bola di Diklat Merden Banjarnegara.

“Diklat Merden Banjarnegara merupakan sekolah sepak bola yang siswanya dari seluruh Indonesia. Mereka banyak yang makan di tempat ini” Lanjut Lastri.

Diklat Merden Banjarnegara memang merupakan sekolah sepak bola yang sudah terkenal. Bahkan tahun lalu, diklat sepak bola ini mendapat penghargaan sebagai The Most Popular Football Academy in The World 2020, mengalahkan 63 peserta turnamen akademi sepak bola di seluruh dunia. (MJ/50)