Banjarnegara

MTs Negeri 2 Banjarnegara, Resmi menjadi Madrasah Riset

×

MTs Negeri 2 Banjarnegara, Resmi menjadi Madrasah Riset

Sebarkan artikel ini

Banjarnegara, mediajateng.net – Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Kemenag RI Nomor 6757 tahun 2020 tanggal 1 Desember 2020 tentang Penetapan Madrasah Penyelenggara Riset tahun 2020.

Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Banjarnegara resmi menjadi sekolah riset. Penyerahan sertifikat telah serah terimakan awal bulan September.

Madrasah riset dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan potensi, bakat, dan minat peserta didik dalam riset atau penelitian ilmiah.

Untuk itu perlu persiapan dan bimbingan yang intensif. Baik guru dan peserta didik harus tanggap terhadap masalah yang terjadi di sekeliling madarasah. Masalah adalah bahan baku penelitian yang selalu dicari.

Guru riset harus pandai mengolah masalah. Guru sebagai pendidik sekarang berkembang fungsinya sebagai peneliti. Hal ini sebagai tuntutan zaman menuju era industri 4.0.

“Guru harus haus akan ilmu untuk terus belajar jangan sampai tertinggal. Keberadaannya sebagai peneliti juga tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh dukungan dari berbagai pihak. Fasilitas yang memadai, biaya, tenaga, dan waktu perlu di persiapkan secara matang.Jika menginginkan hasil yang maksimal.” jelas pembina Riset Ismiana Fitriyanti.

Upaya yang dilakukan madrasah juga sudah maksimal. Telah diadakannya workshop pengenalan karya tulis ilmiah bagi guru dan peserta didik. Pemahaman sistematika penulisan sebagai bekal awal untuk menulis sebuah penelitian.

Penelitian akan berhasil baik apabila masalah yang disajikan aktual dan inovatif. Butuh kreativitas yang tinggi serta pandai membidik permasalahan yang sedang terjadi di masyarakat. Kepekaan terhadap situasi sangat dominan dalam hal ini.

“Tetap semangat mencoba, dan mencoba terus sehingga berhasil menyajikan sebuah penelitian yang terbaik.” ungkap Ratna Ayu memberi semangat.

“Harapan dengan adanya madrasah riset sangat banyak. Mengali potensi peserta didik untuk peka terhadap permasalahan yang ada di sekitar kita, menjadi peneliti andal yang berinovasi, berdayaguna, cerdas berpikir, kreatif, dan menghasilkan sesuatu yang dapat bermanfaat bagi masyarakat,” begitu Ratna Ayu menutup perbincangannya. (MJ/50)