Semarang

Ribuan Relawan Semarang Gumuyu Siap Gelar Deklarasi Akbar Dukung Penuh Agustina – Iswar

×

Ribuan Relawan Semarang Gumuyu Siap Gelar Deklarasi Akbar Dukung Penuh Agustina – Iswar

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Media Jateng, – Memasuki masa kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang (Pilwakot) Semarang 2024, Relawan Semarang Gumuyu (Guyub Maju Yo Unggul) akan menggelar deklarasi akbar mendukung penuh pasangan Agustina Wilujeng – Iswar Aminuddin yang diusung PDI Perjuangan.

Demikian diungkapkan Ketua Relawan Semarang Gumuyu, Ady Setiawan atau yang akrab disapa Mas Wawan, saat ditemui awak media pada Rabu, (25)9/2024).

Menurutnya, alasan mendukung pasangan Agustina – Iswar karena sejalan dengan visi misi yang telah disusun oleh relawan Semarang Gumuyu, yang fokus pada program kesehatan, pendidikan, banjir, dan infrastruktur seperti pembuatan sabuk Semarang.

“Perlu kami tegaskan lagi bahwa dukungan ini bukan atas nama partai tetapi bentuk aspirasi relawan yang ingin menggunakan hak politiknya, yang ingin berkontribusi bagi Kota Semarang, ” ujarnya.

Mas Wawan juga menyampaikan, saat ini jumlah total relawan mencapai 250 ribu orang yang tersebar di 16 Kecamatan se-Kota Semarang, yang dipimpin masing masing satu orang Koordinator Kecamatan (Korcam).

“250 ribu relawan, by name by address. Sedangkan yang akan hadir di deklarasi akbar sekitar 1500 orang. Tempat dan waktunya menyusul, sambil menyesuaikan agenda kampanye paslon Agustina Iswar, ” bebernya.

Para relawan berasal dari berbagai unsur mulai dari para santri, para kyai, jamaah pengajian, kaum milenial, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar hingga para mahasiswa.

Seperti diketahui, pemberitaan relawan Semarang Gumuyu mendukung paslon Agustina Iswar sempat viral di media massa mengingat Mas Wawan adalah bakal calon Wakil Wali Kota dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pasangan Agustina Iswar merupakan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang yang diusung PDI Perjuangan. Sementara itu, PKB bergabung dalam ‘Koalisi Semarang Maju’ mengusung pasangan AS Sukawijaya alias Yoyok Sukawi – Joko Santoso.

Pasca pernyataan dukungan relawan Semarang Gumuyu tersebut, Mas Wawan langsung mendapat sanksi tegas dari DPC PKB Kota Semarang berupa pemecatan tanpa pemanggilan terlebih dahulu terhadap dirinya.

“Tapi memang membaca berita di berbagai media, saya cukup sedih karena saya dikabarkan sudah tidak dianggap lagi sebagai kader PKB,” ujarnya.

Karena bagi Mas Wawan, sebagai warga NU, dirinya dididik oleh PKB dalam hal berpolitik.

“Karena bagaiamanapun juga saya warga NU yang aspiarasi politik saya dan mental berpolitik saya dididik di PKB,” tuturnya.

Dirinya pun mengaku ingin terus berkarya dan berjuang melalui infrastruktur politik yang telah dibangun oleh PKB.

“Saya adalah warga NU yang ingin berkarya, berkiprah, dan berjuang melalui infrastruktur politik yang dibangun oleh PKB,” jelasnya.

Hingga kini dia pun hanya bisa menunggu informasi resmi dari PKB mengenai pemecatan dirinya. (ot/mj)