Mudahnya Mendapatkan Obat Petasan di Pekalongan

PEKALONGAN, Mediajateng.net – Warga Kota Pekalongam dengan inisial (S) mengaku dapat dengan mudah membeli obat petasan, bahkan tahun ini untuk mendapatkan obat mercon jauh lebih mudah dibanding tahun kemarin.
Kepada Mediajateng.net S menjelaskan bahwa saat ini obat petasan bisa diperoleh dengan mudah dan harganya relatif murah dibanding tahun kemarin. Tidak heran jika banyak warga yang membuat petasan dengan ukuran besar tahun ini, meski telah lahir peringatan dari pihak kepolisian. “Mudah sekali, mas mendapatkannya. Harganya cuma Rp200 hingga Rp250 ribu per kilogram. Tahun lalu per kilogram mencapai Rp350 ribu,” katanya, Rabu (13/7).
Karena harga yang cukup murah warga banyak yang bikin petasan jumbo, mulai ukuran 1/2 kilogram, 1 kilogram hingga 2 kilogram. “Tahun 2015 kemarin kita tetap bikin tapi ukurannya kecil-kecil karena obat petasan susah dan mahal,” imbuhnya.
S yang mengaku warga asli kota batik ini menuturkan jika petasan telah menjadi tradisi masyarakat saat perayaan Syawalan.
Sebelumnya, 12 orang terpaksa dilarikan ke sejumlah rumah sakit karena petasan yang diracik meledak pada Rabu (13/7) dini hari.
Sebanyak 12 orang dilarikan ke sejumlah rumah sakit antara lain RSUD Kraton, RSUD Bendan dan RS Junaid. Hingga saat ini 6 orang menjalani perawatan intensif dan 6 orang lainnya menjalani rawat jalan.
Salah seorang warga Saefulloh mengatakan kejadian tersebut sekitar pukul 00.30 WIB, warga sekitar terkejut mendengar suara ledakan yang cukup keras dari gudang bekas kandang sapi.
Warga panik karena saat itu 12 orang yang ada di dalam kandang sapi mengalami luka bakar, enam diantaranya mengalami luka yang cukup serius antara lain Ikhwan N, Salman, Afifudin, Zamroni, Subhan, Mustajab, Samsul Arifin. “Sudah menjadi tradisi kalau mau syawalan warga membuat petasan, mungkin saat meracik mereka teledor sehingga petasannya meledak,” tarangnya.
Karena ukuran petasan cukup besar sehingga bunyi ledakan mirip bom, bahkan gudang sapi yang digunakan untuk meracik petasan porak poranda akibat ledakan petasan tersebut. (MJ-089)

Comments are closed.