Jelang Mudik : Bus Masih Menjadi Armada Yang Dianaktirikan

Semarang, mediajateng.net

Setiap tahun volume penumpang kendaraan pribadi selama arus mudik berlangsung selalu mengalami peningkatan. Melihat hal ini, DPRD Jawa Tengah menyimpulkan bahwa keberpihakan pemerintah terhadap ketersediaan transportasi mudik khususnya untuk armada bus telah mencapai titik kulminasi paling rendah di tahun 2017 ini.

Demikian disebutkan oleh Hadi Santoso, dari Komisi D DPRD Jawa Tengah, usai berdiskusi dalam Prime Topic Sindo Trijaya bertemakan : Mudik Selamat, Senin ( 5/6 ) di Loby Hotel Gets Semarang.

“Keberadaan armada bus, masih sangat familiar karena langsung dapat menembus jantung wilayah pedesaan yang masih sangat terpencil. Seharusnya pemerintah memberikan kontribusi kebijakan bagi armada bus seperti halnya armada kereta api. Entah dalam bentuk pengawasan tiket, pemberian subsidi, maupun perbaikan sarana prasarananya.” jelasnya

Kebijakan ini mampu menjadi cara ampuh untuk melakukan kebijakan amputasi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya adalah roda dua. Sayangnya, hal ini belum terlihat dipersiapkan jauh – jauh hari oleh pemerintah sendiri.
Dari data yang dikeluarkan oleh Departemen Perhubungan, prediksi penumpang kendaraan pribadi selama arus mudik lebaran 2017, diperkirakan akan mengalami kenaikan. Dari 3,05 juta penumpang pada tahun 2016, diprediksi naik menjadi 3,48 juta penumpang dari kendaraan pribadi. Begitu pula untuk kendaraan roda dua dari tahun lalu mencapai 5,13 juta menjadi 6,06 juta penumpang.

“Menggunakan motor masih menjadi pilihan tertinggi, karena dianggap paling murah.” tutup Hadi (MJ-202)