Jelang Festival Panen Raya Guru Penggerak, P4TK Matematika Gelar Rapat Koordinasi

admin
By
admin
2 Min Read

Yogyakarta, mediajateng.net – Program Pendidikan Guru Penggerak telah melewati fase enam bulan berjalan. Menghadapi bulan ke tujuh yang akan digelar Festival Panen Raya Guru Penggerak, P4TK Matematika Yogyakarta sebagai salah satu pelaksana program di pulau sumatra dan Jawa menyelenggarakan “Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pendamping Program PGP Angkatan 1”.

Kegiatan yang dihelat di Hotel Melia Purosani Yogyakarta, Jumat-minggu (11-13/6/2021) dengan melibatkan 93 Pendamping Guru Penggerak itu dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

Koordinator Agen Perubahan Guru Penggerak Yuliawanto mengungkapkan, sengaja melaksanakan kegiatan evaluasi ini di tengah perjalanan agar sedini mungkin dapat memperbaiki kekurangan yang ada.

“Kalau di akhir program, tidak ada kesempatan untuk memperbaiki. apa lagi program ini terus digulirkan angkatan-angkatan berikutnya. Terlebih menghadapi lokakarya 7 dan Festival Panen Raya Guru Penggerak, kami ingin agar para Calon Guru Penggerak nantinya bisa memaerkan hasil aksi nyata secara maksimal’ jelas Yuliawanto.

Jalur Kepala Sekolah dan Pengawas
Ketua Pokja Pendidikan Guru Penggerak Ditjen GTK Kemdikbudristek Kasiman yang hadir dalam kegiatan mengungkapkan, Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) yang saat ini dijalankan Kemdikbudristek disebutnya akan menjadi jalur satu-satunya untuk seorang guru menjadi kepala sekolah maupun pengawas sekolah.

“Nantinya para kepala sekolah dan pengawas sekolah kita ambil dari para Guru Penggerak. Untuk mendukung hal tersebut, juga akan dibuat Balai Besar Guru Penggerak dan juga Balai Guru Penggerak di setiap provinsi yang teknis pelaksananya berada di P4TK mapupun LPMP” jelas Kasiman.

Untuk diketahui, Program Pendidikan Guru Penggerak merupakan program prioritas Kemdikbudristek dibawah kepemimpinan Mendikbudristek Nadiem Makarim, yang diperuntukan bagi guru. Para guru dilatih dengan kepemimpinan pembelajaran selama sembilan bulan dan setiap bulan dilakukan pendampingan serta lokakarya. Lulusan program ini diproyeksikan menjadi pemimpin pembelajaran yang meliputi kepala sekolah, pengawas maupun pelatih guru. (MJ/50)

Share This Article