Dua Orang Keracunan Makanan, Ini Penjelasan Kapolres Demak

Demak,mediajateng.net – Dua anak kakak beradik diketahui tewas diduga akibat keracunan setelah menyantap makanan dan minuman. Korban adalah N, 24, dan adiknya NA, 20, warga Dukuh Krajan Barat, Desa Weding, Kecamatan Bonang.

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono menyampaikan, kejadian bermula ketika pada Selasa (3/8/2022) sekitar pukul 05.30, ibu kedua korban membeli sebuah  tempe dan ceker ayam seharga Rp 6 ribu dari warung tetangga korban. Berikutnya, pada pukul 07.00, menu tempe dan ceker ayam itu di masak oleh ibu kedua korban. Tempe dan ceker dimasak menjadi menu bacem. Selanjutnya, menu makanan itu di makan sekeluarga.

Dalam perkembangannya sekitar pukul 09.00, dua anak kakak beradik ini mengalami muntah muntah. Adapun, ayah dan ibu korban tidak mengalami muntah.

“Kedua anak itu kemudian dilarikan ke RSUD Sunan Kalijaga. Dalam perkembangannya, dua anak ini meninggal dunia,”kata AKBP Budi saat konferensi pers di Mapolres Demak, Jum’at (5/8/2022).

Korban lalu dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Untuk kepentingan penyelidikan, petugas melakukan olah kejadian perkara. Selanjutnya, mengamankan beberapa sisa makanan dan minuman dari lokasi atau rumah korban, termasuk mengamankan pakaian korban yang terkena muntahan.

“Kita masih mencari daripada penyebab kematiannya terlebih dahulu. Kita menunggu hasil laboratorium forensik Polda Jateng dari pemeriksaan muntahan makanan korban. Kita juga menunggu hasil dari RSUD Demak terkait pemeriksaan sample darah korban,” ungkapnya.

Budi menambahkan, terkait isu yang berkembang di media sosial tentang adanya kelalaian ayah korban dalam membuang racun tikus, pihaknya berupaya mengungkap kasus sesuai dengan fakta hasil penyelidikan.

“Kami harap masyarakat bijak dalam bermedia sosial. Jadi jangan memberikan informasi yang tidak benar karena kami sedang dalam melakukan penyelidikan,” pungkasnya. (MJ/60)