Bukan Tukang Bubur, Ini kisah Masyhuri Tukang Becak Naik Haji

GROBOGAN, Mediajateng.net –  Dalam beberapa tahun lalu tentu kita akrab dengan kalimat “tukang bubur naik haji”. Kisah sinetron yang menampilkan uletnya penjual bubur hingga dikabulkan pergi ke baitullah. Hampir sama dengan dunia fiksi tersebut, namun bedanya ini adalah kisah tukang becak yang akan memenuhi oanggilap ilahi.

Jika sudah menjadi niat, apapun yang menjadi halangan dan rintangan Mashuri (62) mampu dilaluinya dengan penuh perjuangan. Impian tukang becak asal desa Getas, kecamatan Grobogan ini pun akan terwujud sebentar lagi. Bersama istrinya, Siti Patimah (59), ia akan berangkat menjadi tamu Allah dalam ibadah haji 2018 ini.

Selama 40 tahun lamanya, pasangan kakek nenek ini menabung dari hasil mengayuh becak. Kegigihannya dalam bekerja keras akhirnya membuahkan hasil. Meski keduanya sudah berusia senja, namun tidak menyurutkan tekadnya melaksanakan ibadah haji tahun ini. Keduanya akan berangkat bersama dengan rombongan calon jemaah haji asal Grobogan kloter 75.

“Saya jadi tukang becak sudah berpuluh-puluh tahun. Sejak saya masih muda. Uang yang saya dapat, saya kumpulkan. Saya belikan sapi untuk diternak. Kemudian saya pelihara. Tahun 2011, harga seekor sapi saat itu masih bagus. Saya jual sapi-sapinya kemudian untuk mendaftar haji bersama istrinya,” ungkap Mashuri, yang diamini istrinya.

Warga dusun Bendo RT 4 RW 3, Getasrejo, kecamatan Grobogan ini memang mempunyai semangat hidup yang kuat. Sebagai bukti, ia mengajak istrinya untuk mempersiapkan kesehatan, fisik, dan mental menjelang keberangkatannya ke Tanah Suci.

“Meski sudah tua, tapi kami tetap semangat,” ungkapnya.

Cita-cita luhur pasangan Kakek Mashuri dan Siti Patimah ini menjadi inspirasi bagi anak-anaknya. Menurut mereka, kedua orang tuanya memiliki sifat keiklasan dan semangat hidup yang kuat sehingga menjadikannya teladan bagi anak-anaknya. Sebagai bentuk perhatian kepada Mashuri dan Siti Patimah, anak-anaknya membantu mempersiapkan semua kebutuhan yang akan dibawa keduanya ke Tanah Suci nanti.

Saat ini, Mashuri dan Siti Patimah mempersiapkan kesehatan isik dan bekal yang akan dibawa saat menunaikan ibadah haji. Terutama persiapan fisik dan mental mengingat mereka berusia tak lagi muda. (Ag-Mj)