Anggaran Berkurang Karena Pandemi, Hendi Prioritaskan Tempat Ibadah

Semarang, mediajateng.net, – Sejak terjadi pandemi covid-19, Pemkot Semarang memilih untuk membuat skala prioritas dalam pemanfaatannya, antara lain mendahulukan anggaran yang terkait dengan tempat ibadah dan sarana umum.

Hal ini seperti yang terlihat saat Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berkunjung ke Wilayah Bangetayu, Genuk, Kota Semarang, Selasa (8/4). Bertempat di Yayasan Al Istiqomah Bangetayu Semarang, Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini menyerahkan bantuan hibah kepada 11 lokasi sarana umum dan 18 tempat ibadah.

Hendi mengatakan dengan bantuan hibah tersebut diharapkan tempat ibadah dan sarana umum dapat tetap menjadi tempat yang nyaman dan aman, di tengah pandemi Covid-19.

“Mohon maaf jika pembangunan fisik di Kota Semarang sedikit terhambat tahun ini, karena kami bersepakat mempertahankan dana untuk sarana umum dan tempat ibadah, seperti yang akan dibagikan pada pagi hari ini,” ujarnya dengan tegas kepada medijateng.

Ia menambahkan juga sejak Kota Semarang terjadi pandemi Covid-19, anggaran semua proyek pembangunan fisik terpaksa ditunda. Sehingga Pemerintah Kota Semarang harus kehilangan 1,1 triliun rupiah anggaran pembangunan daerah, yang telah direncanakan sebelum masa pandemi.

Namun meskipun begitu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meyakini bahwa kotanya dapat beradaptasi dengan perubahan aktifitas yang terjadi, sehingga perekonomian di kota yang dipimpinnya tersebut dapat bangkit, meski perlahan.

Untuk itu, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut, berharap masyarakat dapat mendukungnya, dengan beraktifitas sesuai protokol kesehatan.

“Kita sekarang ada di wilayah pandemi Covid-19, yang sebagian orang meyakini bahwa Covid-19 berbahaya, dan sebagian lain meyakini ini adalah konspirasi. Tetapi apapun alasannya, saya titip pesan agar kita semua mendoakan Kota Semarang agar terhindar dari bencana dan dijauhkan dari semua penyakit, dan jangan takut beraktifitas asal tetap menerapkan SOP kesehatan,” pungkasnya. (ot/mj)