Media Jateng, Solo– Sektor Apparel di Indonesia terus tumbuh ditengah persaingan industri yang makin ketat di Indonesia.
Kualitas brand sejumlah pabrikan dalam negeri bahkan telah mampu merebut perhatian pasar sehingga bisa bersaing dengan produk import.
Optimisme pasar salah satunya ditunjukan pelaku usaha pada Indonesia Apparel Production Expo (IAPE), yang digelar di Diamond Solo Convention Center.
Baca juga: Presiden Prabowo Lantik Afif Nurhidayat dan Amir Husein sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo
Pengurus Asosiasi Pertextilan Indonesia (API) BPP Jawa Tengah Lilik Setiawan mengungkapkan, tahun 2025 merupakan roadshow ke-12 dari pelaksanaan pameran Indonesia Apparel Production Expo.
“Pertama kali diselenggarakan di Solo tahun 2014. Pameran IAPE berlangsung Kamis-Sabtu, dengan jam buka pameran 10.00 WIB-19.00 WIB,” dalam rilisnya, Kamis 20 Februari 2025.
IAPE menjadi pameran apparel decorate terbesar di Jawa Tengah dan DIY.
“Menampilkan mesin dan perlengkapan pendukung produksi apparel (pakaian dan turunannya) seperti bahan kain, alat dan perlengkapan sablon, mesin jahit, mesin bordir, mesin DTG, mesin DTF, mesin cutting, heat press, dan aneka ragam mesin digital printing (UV, sublime),” imbuhnya.
Solo sebagai kota yang menjadi barometer industri produksi pakaian nasional dipilih untuk menjaga eksistensinya dan meningkatkan geliat industri produksi pakaian.
Baca juga: Sah! Sadewo-Lintarti Dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyumas
“Baik untuk tingkat lokal regional dan nasional. Industri tekstil berskala besar hingga berkembang pesatnya usaha kecil
menengah di Kota Solo menjadikan Solo sebagai salah satu pusat perekonomian di Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.
Diselenggarakannya IAPE, tambah dia, merupakan momentum yang dapat dimanfaatkan bagi pelaku bisnis untuk menemukan dan megoptimalkan peluang yang ada, juga meng-update dan upgrade lini bisnisnya, khususnya di bisnis produksi sandang atau apparel seperti garment, konveksi, sablon, dan digital printing.
Direktur Akademi Textile Surakarta Bapak Wawan Ardi Subakdo, ST, MT menjelaskan, pameran IAPE memberikan gambaran secara komprehensif baik secara makro maupun mikro terkait situasi bisnis terkini, tantangan teknologi beserta solusinya, dengan hadirnya perusahaan-perusahaan supplier maupun distributor yang telah memiliki rekam jejak pengalaman panjang dalam mendukung bisnis apparel.
Di IAPE ini juga akan berlangsung
ragam kegiatan pendukung seperti live demo, workshop, talkshow, business matching dan akan dibagikan kaos gratis sejumlah 1.000 pcs.
Direktur Moremedia Bryan Whildan Arsaha S.T selain menjadi acuan bagi pengusaha, pameran di Solo juga menjadi daya tarik bagi ekosistem bisnis pendukung seperti pengusaha distro, fashion designer, apparel online shop, hingga civitas akademika dan instansi kepemerintahan terkait.
“IAPE 2025 Solo diselenggarakan dengan dukungan penuh dari BPP API Provinsi Jawa Tengah dan KOPI Grafika. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini, dapat mengunjungi website apparelexpo.biz atau instagram @apparelexpo,” uraiannya.(Media Jateng)











