Simpan Sabu, Kuli Harian Diciduk Polres Pekalongan

PEKALONGAN, Mediajateng.net – Kepolisian Resor Pekalongan melalui Sat Res Narkoba berhasil menangkap dan mengamankan seorang buruh lepas harian, Fery Irawan (24) warga Desa Jetak Kidul Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan karena kedapatan melakukan transaksi Narkotika jenis sabu, Rabu (2/5/2018) pagi.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasubbag Humas Bag Iptu Akrom menjelaskan, tersangka ditangkap berdasarkan informasi  yang masuk ke petugas dari masyarakat bahwa di jalan raya Desa Jajarwayang sering digunakan untuk transaksi narkotika jenis sabu.

Dari informasi tersebut, selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan setelah beberapa lama melakukan penyelidikan petugas melihat Tersangka Fery dengan memakai kaos hitam dan celana pendek mengendarai sepeda motor honda vario warna hitam dengan nomor kendaraan B 6536 VFS berhenti di sebelah tiang lampu penerangan jalan Desa jajarwayang dan melihat mengambil sesuatu benda.

Kemudian  selanjutnya Tersangka Fery menuju ke arah selatan, karena curiga Petugas memerintahkan Tersangka Fery untuk menghentikan laju kendaraannya, dan setelah dilakukan pemeriksaan petugas melihat bekas bungkus kopi kapal api dilaci sepeda motor milik Tersangka tersebut.

Setelah dimintai keterangan oleh petugas Tersangka mengakui bahwa telah melakukan transaksi narkotika jenis sabu dan baru saja mengambil narkotika jenis sabu tersebut. Dari pengakuan tersangka tersebut kemudian petugas memerintahkan Tersangka Fery untuk membukanya dan ternyata benar bahwa didalam bekas bungkus kopi kapal api tersebut terdapat 2 (dua) paket narkotika jenis sabu, selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke polres pekalongan untuk keperluan penyidikan lebih lanjut, ucap Kasubbag Humas.

“Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan primer pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,- dan paling banyak Rp. 10.000.000.000,” tegas Kasubbag Humas Iptu Akrom.