Setiap hari RSUD menerima 7 hingga 12 Pasien DBD

SEMARANG,Mediajateng– Memasuki musim penghujan di awal tahun 2016, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali merajalela. Seperti yang disampaikan oleh Dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Semarang, Susi Herawati, hampir setiap hari pihaknya menerima pasien demam berdarah baik yang belum parah maupun yang parah. Bahkan rata-rata RSUD menerima pasien DBD 7 hingga 12 pasien setiap harinya. Meski di rujuk ke RSUD Kota Semarang, pasien yang masuk tidak semuanya warga Kota Semarang. Hal ini dikarenakan posisi Kota Semarang yang berada di pinggiran timur sehingga banyak juga pasien yang berasal dari Demak dan Purwodadi.

“Seperti tahun lalu, musim hujan tiba jumlah pasien demam berdarah meningkat. Mereka tidak hanya dari warga Semarang, bahkan luar kota banyak yang berobat kesini, (RSUD Kota Semarang,red), ” katanya saat ditemui Mediajateng.net di kantornya, Selasa (26/1).

Susi menambahkan, dari beberapa jumlah pasien yang masuk, dalam minggu ini terdapat satu pasien yang meninggal dunia karena tidak mampu tertolong di ruang ICU. Pasien yang meninggal tersebut merupakan pasien dari Kabupaten Grobogan. Yang lebih memprihatinkan, sebagian  besar pasien DBD yang kondisinya parah rentang usianya adalah usia anak sekolah meski ada juga yang berusia dewasa.

“Ada satu pasien meninggal dunia. Kondisinya sudah parah. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan,” tambahnya.

Lebih lanjut Susi Herawati menambahkan, dengan mewabahnya pasien penyakit DBD di RSUD Kota Semarang pihaknya meminta pada jajarannya untuk memprioritaskan penangan pasien DBD. Bahkan bagi pasien yang sudah dinyatakan masuk stadium 3, pihaknya meminta agar pasien tersebut di masukkan ruang ICU agar bisa ditangani lebih intensif.(M.J707)

Comments are closed.