Selain Urine, Rambut pun Bisa digunakan untuk Tes narkoba

SEMARANG,Mediajateng.net – Tidak saja Kedaulatan negara dari ancaman luar negeri, namun anggota TNI juga diminta memberi peran aktif dalam menjaga keamanan generasi muda dari ancaman ketergantungan narkotika.

“Diharapkan anggota Kodim dapat melihat memperhatikan paparan dari BNNP terkait bahaya narkotika,” ungkap Kolonel Kav Puji Setiono, Komandan Kodim 0733 Kota Semarang. disela penyuluhan tentang bahaya narkorika di Mako Kodim Jalan Pemuda, Senin (7/3)

Sementara itu, Andi Sri Haryadi Sie Penyuluh Narkoba BNN Provinsi Jateng, mengungkapkan, pemakai dan pengedar narkotika sekarang sulit lolos dari jeratan hukum.

Pasalnya, tidak harus ditemukan barang bukti, Rambut pemakai pun bisa bicara jujur ketika pemakai mengelak.

“Dari rambut kumis bisa, janggut, rambut kaki bisa dideteksi orang itu memakai narkoba atau tidak. Selain tes urine, pemakai bisa dideteksi melalui rambut. Dengan tes deteksi rambut bisa dilacak satu tahun dari terakhir kali memakai” ungkapnya.

Sementara itu, terkait penyelundupan pelaku makin beragam. Jika dalam pemberitaan terakhir tersebar kabar adanya wanita menyelundupkan narkoba menggunakan alas kaki, pelaku yang nekat juga memanfaatkan alat kelamin untuk menyembunyikan barang haram tersebut.

“Modus penyelundupan, bisa menggunakan kelamin perempuan,atau mesin seperti yang terungkap di Jepara. Ada juga yang menggunakan buku-buku,” pungkas Andi (MJ.070)

Comments are closed.