Pencuri Spesialis Rumah di Batang Ditangkap

Batang-mediajateng.net

Pelaku spesialis pencurian rumah di Batang yang terjadi pada bulan Maret lalu, tepatnya (25/3) sekira pukul 01.30 WIB, berhasil di bekuk tim Opsnal Polres Batang di bantu tim Resmob Polda Jateng. Pelaku utama Ca alias Gepeng,pura-pura pingsan saat ditangkap

Dari keterangan Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono mengatakan, Gepeng usai dibekuk tim gabungan beberapa hari yang lalu berupaya menjatuhkan diri dan mengalami sedikit luka sobek. Padahal saat itu tangannya dalam keadaan diborgol oleh petugas.

“Pelaku Gepeng, mencoba menjatuhkan diri saat diperiksa, dan kebetulan ada benda agak tajam di sekitarnya,” ucap Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono didampingi Kasat Reskrim AKP Suhadi, saat gelaran perkara di Mapolres Batang.

Pelaku dibekuk petugas, lantaran terbukti melakukan pencurian disebuah rumah milik Harnanto di Perum Parmadi Desa Pasekaran Kecamatan Batang. Dari rumah korban, pelaku menggasak 5 buah HP, 2 giwang berlian, 1 untai kalung berlian, 1 unit motor, 1 sepatu, kalung butiran berlian, 1 buah Jam Rolex.

Dalam menjalankan aksinya pelaku mengincar rumah calon korbannya dan dilakukan pada hari Sabtu. Pelaku masuk rumah melalui jendela dan menghunakan linggis dan senjata tajam untuk berjaga-jaga jika ketahuan. Usai mengambil barang curian, dirinya keluar di tempat yang sama dan dijemput rekannya.

” hari Sabtu dipilih melakukan kejahatan, karena hari keberuntungan nya, sehingga setiap beraksi selalu dilakukan saat Sabtu,” jelas Kapolres.

Penyelidikan awal, petugas berahasil mengungkap setelah mencurigai konter HP di Limpung Batang. Pengakuan pemilik konter, pelaku tukar tambah dengan HP bekas

Petugas langsung melakukan pengembangan, dan mengamankan AR (35), warga Desa Limpung, Kecamatan Limpung Batang sebagai penadah barang curian HP dan perantara jual beli emas (sudah dikirim ke Lapas).

Dari pengembangan petugas lantas menangkap Su (49) warga Kendal pembeli emas. Serta AR (55) warga Sambong Batang, tukang antar jemput pelaku utama saat beraksi, setelah pelaku utama ditangkap.

Dari tangan pelaku, diamankan uang tunai sebesar Rp. 32,5 juta hasil penjualan perhiasan. Emas hasil peleburan kalung, butiran berlian, cincin, giwang, sepatu dan motor korban.

“Petugas kami masih, melakukan pencarian barang bukti lain yang belum didapat, seperti HP dan jam tangan Rolex,” jelasnya.

Kecuali di kasus utama tersebut, Gepeng terbukti pelaku pencurian di dua TKP berbeda, dengan hasil TV LED dan 1 buah motor di kawasan Kecamatan Tulis. Kedua korban, juga telah melaporkan pencurian tersebut di Polsek setempat. Tapi pelaku sempat menukar plat nomornya. Malah, motor juga dipakai sebagai alat untuk beraksi di TKP terakhir.

“Jadi semua, kita menuntaskan 3 LP bersamaan di 1 pelaku yaitu Gepeng. Bisa jadi masih ada TKP lain, yang belum diakuinya,”tandas Kapolres.

Atas perbuatan para pelaku, mereka akan di jerat dengan pasal yang berbeda, sesuai dengan tugas para tersangka. Dengan ancaman hukuman mulai dari 4 hingga 7 tahun penjara (MJ-303)