Penadah Handphone Kantongi Puluhan Juta Rupiah

SEMARANG, Mediajateng.net – Empat pelaku penadah ribuan handpone yang ditangkap Tim Resmob Polrestabes Semarang mengaku menerima komisi yang bervariasi antara Rp 10 Juta hingga Rp 35 Juta rupiah.
“Dia (sopir) bilang ke saya ini barang cuci gudang. Baru sekali ini saya jual. Langsung saya jual borongan, dapat komisi Rp 35 Juta. Jumlah total penjualannya Rp 915 Juta dari 2000 unit handphone,” terang NR yang bekerja sebagai buruh tani itu.
Berbeda dengan AT, alias Toyib. Diakuinya handphone itu dijualnya kepada sales-sales atau ke sebuah counter handpone. Dalam pengakuannya, dia menerima komisi sebesar Rp 15 Juta. “Saya dapat dari Zaenal Sodiqin, Zaenal terima dari Erwin. Katanya barang lelangan bea cukai. Saya cuma disuruh jual barang, ini harga segini-segini. Tak lempar ke sales-sales,” ujarya.
Harga handphone hasil penyelundupan tersebut bervariatif, mulai Rp 300 ribu hingga yang paling mahal Rp 1,5 Juta. Untuk proses hukum lebih lanjut, para pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolrestabes Semarang. Pelaku terancam Pasal 480 KUHP tentang Pertolongan Jahat atau Penadahan dengan ancaman hukuman maksimal 4 Tahun Penjara. (MJ-047)

Comments are closed.