Pemkot Semarang Siap Bangun Rusunawa Sendiri

SEMARANG,Mediajateng.net – Pemkot Semarang berencana membangun Rumah Susun Sewa (Rusunawa) sendiri guna memenuhi kebutuhan tempat tinggal warganya. Menurut Agus Riyanto,Kepala Dinas Tata Kota dan Pemukiman (DTKP) Kota Semarang, selama ini rusunawa yang ada di Kota Semarang merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Oleh karena itu mengingat kebutuhan akan tempat tinggal semakin tinggi disetiap tahunnya, maka pemkot akan membangun sendiri rusunawa yang bersumber dari APBD.

“Tahun 2017 akan dilakukan kajian. Mudah-mudahan tahun 2018 bisa dibangun sehingga warga yang belum punya rumah bisa tinggal di rusunawa pemkot,” katanya ketika di temui di balaikota, Kamis (31/3).

Minat masyarakat untuk tinggal di rusunawa kata dia, terus bertambah. Hal itu terbukti dari pendaftaran calon penghuni rusunawa Karangroto Genuk, Rabu (30/3) ada sekitar seribu Kepala Keluarga (KK). Namun karena dibatasi jumlah kuota yang ada, Agus mengatakan hanya 310 KK yang diterima.

“Animonya tinggi tiap tahun. Harga sewa murah dan mudah syaratnya. Makanya pemkot rencana mau membangun sendiri rusunawa,” tambahnya.

Adapun lahan yang akan digunakan menurut Agus, wilayah Semarang bagian bawah seperti daerah Tambaklorok dan Karangroto di wilayah Genuk.

“Wilayah Karangroto itu misalnya, seperti yang kita lihat lahannya masih luas. Nantinya lahan yang digunakan itu tanah aset atau bisa juga lahan yang kita bebaskan,” katanya.

Sementara itu menurut Kepala Rusunawa DTKP Kota Semarang Eko Sulistyo mengatakan, rusunawa yang selama ini ditempati warga Kota Semarang merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Tiap warga yang menempati dikenakan biaya sewa dengan tarif bervariasi mulai dari Rp70 ribu hingga Rp110 ribu.(MJ.090)

Comments are closed.