panahan

Melatih Konsentrasi Anak Melalui Sekolah Memanah

SEMARANG,Mediajateng.net – Memanah, bukan hanya sekedar olahraga, namun olahraga ini oleh sebagian orang menjadi kegiatan me‎narik yang membutuhkan teknik tinggi.

Karena dianggap menarik, banyak yang akhirnya belajar untuk mendalami olahraga ini. terutama anak anak.

Tak heran jika mulai ramai berdiri klub memanah di kota Semarang ini, Salah satunya adalah club olahraga panahan Semarang Archery School (SAS) yang diluncurkan di Kompleks GOR Manunggal Jati, Pedurungan, Kota Semarang, Senin (8/2).

Klub yang mewadahi siswa yang tertarik mengikuti olahraga memanah, tidak hanya bertujuan untuk memunculkan pemanah  handal, tetapi juga bertujuan untuk menjadikan memanah sebagai media terapi psikologis.

Menurut Ketua Harian Perpani Jateng, Mugiyo orang tua harus sabar dalam menggali minat anak agar meraih prestasi di olahraga.  Sebab, prestasi itu tidak bisa diperoleh secara instan, tetapi melalui perjuangan panjang.

“Kalau sudah bicara prestasi, jangan hanya memiliki target prestasi lokal atau dalam negeri, tetapi juga internasional,” ungkapnya.

Namun, impian atas medali dan status yang terstigma pada seseorang, tidak serta merta bisa datang tiba tiba.

“Semua ada tahapannya, jangan sampai memberi beban berlebih kepada anak-anak,” katanya saat memberikan sambutan.

Dalam olahraga, prestasi seorang atlet itu diperoleh setelah melalui proses yang panjang.

Setidaknya, 12 sampai 14 tahun latihan, atlet baru bisa  mendapatkan prestasi di bidangnya.

Ketua SAS, Imam Sarjono didampingi pelatih, Yudhi Arief Fianto menjelaskan, kini klubnya memiliki 84 anggota dengan GOR Manunggal Jati sebagai kawah condrodimuko guna melatih siswa.

“Jadwal latihan digelar hari Rabu sampai Minggu. Kami siap melatih mereka agar dapat meraih prestasi maksimal,” katanya berpromosi.

Imam mengatakan, olahraga panahan tak sekadar sebagai ajang mencari prestasi, tetapi juga menjadi media terapi psikologis bagi anak-anak. Terutama, bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Sudah banyak orang tua yang mengikutsertakan anak-anak mereka dalam olahraga panahan. Motivasi mereka agar anak-anak mereka bisa lebih konsentrasi, fokus, dan tenang dalam belajar seperti saat membidik sasaran saat memanah,” ‎katanya.(M.J070)

Comments are closed.