LKPj TA 2015 Pak Gub Kacau?

SEMARANG, Mediajateng.net – Kinerja satu tahun terakhir Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dinilai kacau. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Jateng TA 2015 di hadapan wakil rakyat juga dinilai tidak transparan dan akuntabel.
Ketua Pansus Ferry Firmawan mengatakan, LKPj Gubernur Jawa Tengah ATA 2015 tidak mampu memaparkan hasil (outcome) kinerja program pembangunan. Kondisi itu membuat kinerja gubernur tidak bisa diukur. Padahal semua suddah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang akuntabilitas kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, antara lain Peraturan Presiden No 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. “LKPJ Gubernur Jawa Tengah ATA 2015 hanya memaparkan keluaran (output) kegiatan, yang lebih banyak menunjukkan kinerja pemerintah provinsi baru pada tahapan sebagai penyelenggara kegiatan,” katanya usai Sidang Paripurna di DPRD Jateng, kemarin.

Tim Pansus menilai, berdasar pada rancunya Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Jateng TA 2015, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dinilai tidak konsisten terhadap visi yang diusungnya yakni Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi.
Ferry mengkritik LKPJ Ganjar yang tidak menyajikan data atas setiap capaian di setiap indikator kinerja secara menyeluruh di 35 kabupaten/kota. Data yang disajikan hanya tiga data makro yakni tingkat pengangguran terbuka, tingkat partisipasi angkatan kerja, dan perkembangan IPM. Padahal dalam pasal 91 ayat 2 huruf b Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 menyebutkan, bahwa gubernur sebagai wakil pemerintah pusat memiliki enam tugas antara lain gubernur melakukan monitoring, evaluasi, dan supervisi, terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah kabupaten/kota yang ada di wilayahnya. “Ini berimbas tidak bisa diukur kinerja pencapain Gubernur. Mestinya harus dipaparkan lengkap,” ujarnya. (MJ-058)

Comments are closed.