Kirab Pusaka Kyai Bende

SEMARANG, Mediajateng.net – Kirab Pusaka Kyai Bende yang diselenggarakan di Kelurahan Nongkosawit Kecamatan Gunungpati Semarang, berlangsung meriah, Kamis (14/4) sore.
Dari pantauan dilapangan kirab yang diikuti ratusan warga mulai dari sesepuh desa, tokoh ulama, dan masyarakat umum ini digelar di lapangan kelurahan. Sehingga, ini bisa dikatakan menjadi pesta rakyat bagi warga.
Ketua Panitia Karsidi mengatakan, Kirab Pusaka Bende ini merupakan acara puncak dari sejumlah acara yang sudah diselenggarakan seperti, pengajian, doa bersama di pemakaman desa, potong tumpeng dan lainnya.“Sebelum diarak keliling kampung, pusaka berupa bende atau alat gamelan tersebut dijamasi dengan air dari sembilan mata air yang ada di wilayah kelurahan,” ujar Karsidi saat ditemui Wawasan.Menurut Karsidi, Kirab Kia Bende yang digelar tiap tahun pada hari Kamis Wage di bulan Rajab ini merupakan peninggalan Syeh Hasan Munadi, seorang murid dari Sunan Kalijogo yang menyebarkan ajaran Islam pada masa itu melalui kesenian karawitan di wilayah Kecamatan Gunungpati. “Maka dari itu, kirab ini juga sebagai bentuk melestraikan kebudayaan oleh Syeh Hasan Munadi yang pernah menyebarkan Islam di kelurahan ini,” tambahnya.
Sementara, Ketua Desa Wisata Nongkosawit Warsono menambahkan, arak-arakan diawali dengan seorang perempuan yang juga sesepuh desa dengan menyebarkan beras kuning sebagai wujud syukur dan kesejahteraan. Diiringi gending jawa, pusaka diarak dan menjadi tontonan warga.‪
Gunungan berupa hasil pertanian yakni gunungan berupa Palawija dan sayur-sayuran yang menjadi rebutan sebagai wujud berkah dari sang pencipta diakhir acara. “Harapan kegiatan ini, dapat kedepan kerukunan antar warga dapat terjalin dengan baik,” harap Warsono. (MJ-48)

Comments are closed.