Kemenhub Ungkap Sepinya Penumpang Angkutan Umum di Jateng

SEMARANG, Mediajateng.net – Sampai saat ini, moda transportasi angkutan umum di Jawa Tengah belum menjadi primadona. Untuk meningkatkan efisiensi pemakaian jalan raya, Pemprov diminta turun tangan.
Ada lima hal yang menjadi standar operasional sistem (SOP) angkutan umum. Yaitu cepat, dapat diandalkan, nyaman, aman, terjangkau, dan tepat waktu. Kepala Puslitbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian Balitbang Kementerian Perhubungan, Sigit Irfansyah mengemukakan bahwa yang paling berat penerapan lima SOP tersebut adalah tepat waktu. “Tepat waktu ini yang masih jarang ditemukan di Jateng. Waktu keberangkatan dan tiba sebenarnya harus terjadwal. Dengan begitu, masyarakat akan percaya dan mengandalkannya untuk pulang-pergi kantor,” bebernya.
Hal tersebut disampaikan dalam Kajian Stragetis bertajuk ‘Kajian Strategis Model Angkutan Massal Pedesaan’ di Kantor Balitbang Jawa Tengah, Jalan Imam Bonjol Semarang, Selasa (19/4).
Kurang ditepatinya lima SOP di atas lah yang membuat angkutan umum susah bersaing, dan nyaris stagnan perkembangannya. Menyadari hal tersebut, masyarakat pun memilih mengendarai kendaraan pribadi. “Kami melihat, masyarakat memilih menggunakan sepeda motor untuk bepergian. Bahkan dalam satu rumah sudah banyak yang punya lebih dari satu unit sepeda motor. Di jalan pun, anak SMP sudah naik motor sediri,” ujarnya. (MJ-058)

Comments are closed.