Kecelakaan Di Jalan Walisongo Dipicu Sopir Truck Yang Ngantuk

Semarang – mediajateng.net

Sepasang Suami Istri penjusl nasi pecel turut menjadi korrban kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Walisongo atau di depan Kantor Damkar Tugu , Senin (12/6) sekira pukul 07.00. Selain pasturi tersebut, 1 orang wanita warga Kendal juga turut menjadi korban. Semantara pengendara motor lainya mengalami luka-luka.

Korban meninggal suami istri diketahui bernama Suyatno (50) dan Suparmi warga Kp Ngepos, Jrakah rt 02/01 Kec Tugu kota semarang. Keduanya tewas setelah mengalami cidera berat di kepala dan perut. Saat itu keduanya menggunakan sepeda motor yamaha mio nopol : H-2718-CY.

IMG-20170612-WA0010

Sementara itu korban meninggal lainya bernama Rinwa kArfiana Setya Asih (20) warga Kp. Tanjungmojo Kangkung, Kab Kendal tewas ditempat dengan luka cidera berat di Kepala yang saat itu mengendarai Honda beat dengsn nopol: H-4188-ABD. Sedangkan Imam Taufik (32) warga gg Kyai Mojo Kabupaten Kendal yang mengendarai yamaha yupiter nopol H-4930-VM mengalami lecet ditangan dan kaki serta sesak nafas dan kini masih menjalani perawatan di RS Tugurejo

Dari keterangan Kanit laka Satlantas Polrestabes AKP Sugito mengatakan insiden laka lantas beruntun ini bermula saat Sebuah Dump Truck No. Pol: H-1042-AW yang dikrmudikan Eko Budiyono (27), warga Kasepuhan, Kabupaten Batang berjalan dari arah Timur (Krapyak) ke Barat (Mangkang), diduga pengemudi mengantuk dan tidak bisa menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang Kendarasn mitsubishi Truck No. Pol: H-1642-ZY yang dikemudikan Sunarto (49) warga Singorejo Kendal berjalan dari Arah Timur ke Barat saat akan memutar arah ke utara.

” saat hendak memutar arah itulah truck mitsubishi terdorong dan menabrak motor Yamaha Mio No.Pol H-2718-CY yang di kendarai oleh Suyatno dsn istrinys yang berjalan searah di samping kanannya di depanya. Kemudian Truck mitsubishi menabrak motor Honda Beat No.Pol H-4188-ABD yg dikendarai oleh RINA Arfiana dan Yamaha Yupiter No.Pol H-4930-VM yang dikendarai oleh Imam Taufik yang berjalan dari arah Barat (Mangkang) ke Timur (Tugu),” papar Sugito.

Sugito menambahksn, Penyidik Laka yang mendatangi TKP masih mendapati korban tergelatak dsn kemudian membawanya ke RS.Tugurejo Semarang . Kemudian penyidik mengumpulkan bukti dsn Saksi lain untuk proses penyidikan lebih lanjut. Sedangkan kedua sopir hingga kini masih dimintai keterangan oleh penyidik laka lantas Polrestsbes Semarang (MJ-303)