Jual Satwa Langka, Ini Ancaman Atas SG

SEMARANG, Mediajateng.net – Praktek perdagangan satwa terlindungi berhasil dibongkar oleh Direktorat Resese Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng. Jenis Satwa yang diperdagangkan tersebut mulai penyu yang diawetkan hingga moncong hiu sentani.
Dalam penggerebekan ini petugas menangkap seorang pelaku berinisial SG. Dalam menjalankan aksinya pelaku sengaja menyimpan, memiliki dan memperjual belikan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati.
Dirkrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Edhy Moesthofa mengungkapkan, sejumlah satwa yang sudah diawetkan oleh pelaku dijadikan souvenir untuk kemudian dijual di dalam hingga luar negeri. “Pelaku dikenakan UU Nomor 5 RI Tahun 1990 Pasal 21 ayat (2) huruf b dan d subsider pasal 40 ayat (4) tentang Konservasi Sumber Daya Alam,” ungkapnya.
Dari tangan SG, petugas mengamankan beberapa barang bukti diantaranya 8 ekor penyu yang diawetkan, 4 moncong hiu sentani, 3 buah sisik penyu, 6 buah akar bahar, 342 gelang dari tempurung penyu, dan 33 kerang kepala kambing serta barang bukti lainnya.
Dari beberapa barang bukti, petugas mengamankan dari sejumlah toko souvenir yang ada di Kabupaten Cilacap. Pengungkapan kasus ini berkat kerjasama antara Subdit IV Dit Reskrimsus Polda Jateng yang dipimpin oleh AKBP Fery Irawan dengan LSM Wide Life Conservation Society yang diwakili oleh Irma Hermawati (MJ-303)

Comments are closed.