Jawa Tengah Waspada Puting Beliung

Semarang,MediaJateng.net – Jawa Tengah ternyata belum juga lepas dari bencana alam. Musim pancaroba ini, Jawa Tengah harus mewaspadai bencana puting beliung.

Kepala Seksi Data dan Informasi, Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika(BMKG) Semarang, Reni Kraningtyas, mengatakan jika cuaca ekstrem akan berlangsung cukup lama di seluruh wilayah Jawa Tengah. ” Peluang hujan lebat disertai angin kencang hingga puting beliung akan terus mengancam Jawa Tengah,” katanya.

Dari pengamatan satelit luar angkasa, intensitas hujan akan terjadi lebih tinggi di Jawa Tengah bagian selatan. ” Potensi puting beliung akan terjadi sampai April nanti dan bisa terjadi di semua daerah yang ada di Jawa Tengah,” tambahnya.

Saat ini, angin yang ada di daratan maupun lautan memicu timbulnya angin Comulonimbus atau awan sibi yang membawa suhu atau tekanan yang tinggi ke wilayah daratan yang suhunya berbeda. ” Terutama akan terjadi di daerah dengan polusi udara yang tinggi,” ucapnya.

Kecepatan angin sendiri tergolong ekstrim yakni lebih dari 45 km/jam, yang bisa menyebabkan perputaran angin. Sementara hujan lebat adanya perbedaan tekanan udara diperairan laut Jawa dan Samudera Indonsesia dengan tekanan 1010 milibar, sedangkan di daratan tekanan udara mencapai 1008 milibar.

” Intensitas hujan akan tetap tinggi dan merata beberapa hari kedepan, selama ada perbedaan tekanan udara dan permukaan air laut masih hangat,”pungkasnya (MJ-069)

Comments are closed.