Jateng Tanpa Lubang, Optimis Mudik Lancar

 

SEMARANG, Mediajateng.net- Pemerintah Jawa Tengah berharap tidak ada lagi jalan rusak di wilayahnya, hingga penghujung bulan Mei 2018.

Sehingga dengan demikian, menurut Plt. Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, Ir Hanung Triyono, Msi, masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik di jalur pantura dengan nyaman dan aman.

Sampai saat ini, pihaknya mengatakan masih berupaya mengejar ketertinggalan jalan bebas lubang di wilayah Jawa Tengah, kurang lebih 10 persen.

“Jalur pantura tengah, dipastikan kondisi jalan hampir mendekati sempurna. Begitu pula jalur Solo – Purwodadi masih cukup bagus. Sementara itu untuk jalur Wonosobo,kami berharap tidak terkendala faktor alam yaitu terjadinya longsor.” jelas Anung, dalam diskusi Memantapkan Infrastruktur Jateng, Senin (5/3) di Hotel Noormans Semarang

Berbicara persoalan infrastruktur jalan, lebih jauh Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah mengaku masih menghadapi sejumlah kendala. Mulai dari beban kendaraan yang melintas, hingga persoalan struktur alam seperti adanya jalur air disekitarnya. Jalan dibuat dengan konstruksi kekuatan mampu menahan beban kendaraan seberat 20 -25 ton.

“Faktanya beban kendaraan yang melintas di wilayah Jawa Tengah selama ini tidak dapat diprediksi.Jelas melebihi kekuatan jalan. Ditambah perilaku penggunaan bahu jalan untuk area pedagang kaki lima, jelas berpengaruh merubah pola aliran air yang ada.” tegas Anung.

Dengan kondisi demikian, menurut M. Ngainirrichadi, dari Komisi D DPRD Jawa Tengah, maka butuh anggaran infrastruktur lebih besar. Satu trilyun rupiah setiap tahunnya, baru bisa dikatakan cukup ideal. Mengingat selama ini dengan anggaran sebesar 830 milyar, hanya mampu untuk melakukan peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan saja.(edo-Mj)