Ganjar Pranowo

Ini 15 Kabupaten Yang Akan Diprioritaskan Dalam Pengentasan Kemiskinan

SEMARANG,Mediajateng.net – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memeras otak untuk memilih prioritas pembangunan. Karena Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat provinsi (Musrenbangprov) menghasilkan usulan dengan nominal sekitar Rp 23 triliun tetapi alokasi dana yang tersedia hanya tersedia Rp 2 triliun.

Situasi ini memaksa Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo lebih memprioritaskan alokasi dana ke 15 wilayah zona merah kemiskinan. “Potongannya sangat banyak. Nanti saat rapat desk antar Bappeda, biar membahas mengenai skala prioritas secara berurutan. Tapi saya ingin, 15 kabupaten miskin harus diprioritaskan” jelas Ganjar sesaat setelah Musrebangprov Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Selasa (26/4).

Ke 15 kabupaten tersebut adalah Kabupaten Blora (14,64 persen), Grobogan (14,87 persen), Cilacap (15,24 persen), Purworejo (15,44 persen), Klaten (15,60 persen), Demak (15,72 persen), Sragen (15,93 persen), Banyumas (18,44 persen), Banjarnegara (18,71 persen), dan Pemalang (19,27 persen), Purbalingga (20,53 persen), Brebes (20,82 persen), Rembang (20,97 persen), Kebumen (21,32 persen), serta Kabupaten Wonosobo (22,08 persen).

Pengentasan kemiskinan memang menjadi program utama pemerintah provinsi yang harus segera diselesaikan. Pasalnya, upaya memangkas angka kemiskinan selama ini kurang berhasil. Pada tahun 2013, angka kemiskinan di Jateng mencapai 4,7 juta orang atau 14,4 persen. Jumlah itu hanya turun sekitar 200 ribu orang di tahun 2015.(MJ.09)

Comments are closed.