Goyud : Pelayanan Terhadap Nelayan Harus Terus Ditingkatkan

SEMARANG,Mediajateng.net-Potensi perikanan di wilayah Jateng masih menjanjikan. Hal itu terlihat saat Komisi C DPRD Jateng mengunjungi Pelabuhan perikanan Pantai (PPP) Tawang Kabupaten Kendal, Kamis (18/2/2016).Di PPP Tawang itu, anggota dewan melihat kegiatan proses pelelangan ikan yang ditangkap oleh nelayan setempat. Data Kantor PPP Tawang menyebutkan, pada 2015 lalu mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) untuk Jateng sekitar Rp 45,97 juta atau mencapai 114,92% dari target yang ditetapkan.

Ketua Komisi C DPRD Jateng Asfirla Harisanto mengaku sangat apresiatif dengan pencapaian PPP Tawang Kendal tersebut. Ia berharap pada 2016 ini kontribusi PAD dapat lebih meningkat lagi.

Sementara, Anggota Komisi C DPRD Jateng Wahyudin Noor Aly menilai, meski memberikan kontribusi positif untuk PAD Jateng, namun Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Jateng sebagai pengelola PPP Tawang Kendal harus terus meningkatkan pelayanannya kepada nelayan. Menurut dia sarana dan prasarana di PPP Tawang harus tetap diperhatikan serius.

“Data itu nggak terlalu penting. Yang penting itu, apakah petani nelayannya bisa terus beraktifitas dengan baik disini (PPP Tawang Kendal) atau nggak. Ketika kita (pengelola PPP) mampu mengurus mereka dengan baik seperti sarana dan prasarana yang baik, mereka pasti kesini terus. Untuk itu, tempat sandarnya kapal, fasilitas pelelangannya, dan paling penting lagi yakni muara dibenahi agar mereka tidak kesulitan. Karena, tempat seperti ini bersaing dengan daerah luar. Kalau nelayan sudah nggak nyaman, mereka segera lari ke TPI (tempat pelelangan ikan) lainnya,” kata Goyud, sapaan akrab politisi PAN itu.

Kasubbag TU PPP Tawang Kendal Tri Putro Nugroho mengatakan potensi yang dapat direalisasikan dan sebagai sumber andalan untuk memberikan kontribusi terhadap PAD dari PPP Tawang Kendal kepada pemprov sampai dengan 2015 hanya sewa lahan dan bangunan (kios). Sedangkan, sumber-sumber lain, ia mengaku potensinya masih kecil sehingga kontribusinya belum dapat dijadikan andalan.(M.J09)

Comments are closed.