Ganjar Pranowo

Ganjar dorong PKK ” Inceng Wong Meteng”

SEMARANG,Mediajateng.net – Ganjar Pranowo mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menyukseskan program ‘inceng wong meteng’ atau Inspeksi Visual Asam/Intip Vagina Anda (IVA).

“Kalau melihat ada orang hamil, tolong tanyakan, apakah sudah dicek atau belum. Sehat atau tidak,” ucap Ganjar.

PKK bisa berperan secara proaktif untuk mendorong perempuan melakukan tes IVA dan mendorong peningkatan kesehatan dan gizi balita melalui Posyandu. Baginya, kasus kematian ini harus bisa segera ditekan. Sebab, beberapa waktu lalu, kata Ganjar, ada tim dari negara asing yang datang untuk memantau mulusnya program ini. “Memang 2015 sudah menurun dari 2014. Tapi belum signifikan,” lanjutnya.

Ganjar pun mengaku heran karena jumlah AKI dan AKB tertinggi justru terjadi di kota-kota besar, termasuk Semarang. Padahal, jika dinalar, fasilitas rumah sakit, kualitas dokter, dan penunjang kesahatan lain, lebih lengkap daripada di kabupaten.

“Berarti perlu penataan sistem. Ada yang harus dibenahi di sini. Kami akan mengundang beberapa rumah sakit yang terlibat untuk memburu masalah ini,” pungkasnya.

Dari data Dinas Kesehatan Jawa Tengah, tahun 2015 kemarin, AKI mencapai 111,16 per 100.000 kelahiran hidup. Sedangkan AKB, 10 per 1000 kelahiran hidup. Kasus kematian ibu melahirkan tinggi berturut-turut adalah Kota Semarang, Pemalang, Kendal. Sementara kasus kematian bayi tinggi berturut-turut Banyumas, Kota Semarang, Klaten.

Baginya, kasus kematian ini harus bisa segera ditekan. Sebab, beberapa waktu lalu, kata Ganjar, ada tim dari negara asing yang datang untuk memantau mulusnya program ini. “Memang 2015 sudah menurun dari 2014. Tapi belum signifikan,” lanjutnya. (M.J09)

Comments are closed.