Gadget Bagai Pisau Bagai Generasi Muda

Semarang,MediaJateng – Gadget atau smartphone kini menjelma sebagai kebutuhan primer semua umat manusia. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun kini sudah akrab dengan tekonlogi yang satu ini.

Ahli Psikologi sekaligus Humas RS Elisabeth Semarang, Probowatie Tjondronegoro mengatakan jika gadget itu punya sisi positif dan negatif layaknya pisau atau mata uang. ” Gadget punya pengaruh positif dan negatif, jadi harus disesuaikan dengan umur dan kebutuhan,” katanya.

Bagi anak-anak sekolah, ternyata banyak sisi juga sisi negatifnya. Salah satunya adalah membuat anak-anak usia sekolah lupa daratan karena asik dengan gadget yang dimiliki.” Banyak sisi negatifnya, contohnya memakan waktu belajar, komunikasi antar teman dan orang tua pun tidak efektif,” ungkapnya.

Saat ini usia anak-anak yakni SMP-SMA lebih suka berinteraksi dengan gadget dibandingkan bersosialisasi dengan orang tua , guru ataupun teman. Alasannya gadget selalu memberikan informasi yang diinginkan tanpa harus sharing. ” Kalau orang tua pasti ada marahnya, kalau gadget kan engga. Makanya harus ada pengawasan ekstra bagi orang tua yang sudah memberikan gadget kepada anaknya,” pintanya.

Layaknya pisau, lanjut Probo penggunaan gadget tergantung siapa yang menggunakannya. Harus ada kontrol dari diri sendiri dan harus ada management waktu yang tepat. ” Meramal ke sana perkembangan kedepannya bagi psikologi anak agak sulit, tergantung yang menggunakannya,” pungkasnya.

Potensi kedepan walaupun banyak sisi negatif dari gadget, tentunya ada sisi positif yang cukup bagus. Salah satunya adalah penguatan pembelajaran usai pelajaran usai dengan mencari materi yang diajarkan guru dan masih banyak lagi. ” Disini juga ada peran dari guru dan orang tua, bagaimana membuat anak mereka menggunakan gadget sebagai sarana belajar,”pungkasnya. (069)

Comments are closed.