tol-ungaran-bawen

Curah Hujan Tinggi Jadi Alasan Lambatnya Pembangunan Tol Trans Jawa

SEMARANG,Mediajateng.net – Setelah alasan sulitnya pembebasan lahan, kini giliran curah hujan tinggi yang dituding menjadi kendala percepatan pembangunan jalan tol trans Jawa. Direktur Trans Marga Jateng (TMJ) Arie Irianto menjelaskan, saat terjadi hujan deras, pengerjaan tanah dan pengaspalan harus istirahat total. Jika hujan sudah reda dan tanah agak kering, baru bisa dilanjut lagi.

“Pada Desember kemarin, sekitar 16 hari tersendat gara-gara hujan. Seharusnya ini sudah diperhitungkan kontraktor untuk memenuhi target penyelesaian,” ucapnya.

Dia berharap, akhir pertengahan Februari ini, curah hujannya bisa turun agar pembangunan bisa dikebut. “Kalau pembangunan jembatan dan fasilitas, bisa jalan terus. Tidak terpengaruh cuaca.

Meski begitu, pihaknya optimistis, ruas tol Semarang-Salatiga segera rampung dan bisa difungsikan H-7 lebaran. Hal itu terbantu dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis, yang salah satunya mengatur tentang penyediaan tanah, hingga penyelesaian hambatan dan permasalahan dalam pelaksanaan proyek strategis nasional.

“Sekarang lahan yang sudah bebas 92,7 persen. Kekurangan sebanyak 7,2 persen akan segera diselesaikan dengan peraturan baru tersebut. Tinggal menunggu surat dari Dirjen Bina Marga ke Kanwil BPN,” pungkasnya. (M.J09)

Comments are closed.