BENDE kobarkan Semangat Ketahanan Nasional

SEMARANG,Mediajateng.net – Anggapan bahwa bangsa Indonesia yang hanya menjadi penonton negerinya sendiri dari karena kalah segi bisnis, budaya maupun teknologi dari orang asing sudah dirasakan banyak orang. Untuk itu Ormas Bendera Demokrasi (BENDE) dan Kesbangpol Kota Semarang mengundang ratusan siswa SMA dan SMK di Kota Semarang mengikuti Seminar Ketahanan Nasional dan Bela Negara di Hotel Dalu Semarang, Minggu (6/3) kemarin.

Dalam kegiatan seminar kemarin, hadir Mayor Sulistyono, Danramil 08 Mijen dan dalang Ki Joko Gatotkoco sebagai pembicara. Mayor Sulistyono mengatakan jika arti bela negara adalah kerelaan untuk berkorban dalam mempertahankan kedaulatan dan kesatuan negara ketika dalam keadaan terancam.

Ancaman saat ini yang terajadi bukan lantaran perang seperti pada jaman penjajahan, melainkan perang melawan masuknya kebudayaan asing dan persaingan dengan tenaga kerja asing dibidang ekonomi yang membuat Indonesia tergilas dan hanya menjadi penonton. “ Seperti dalam masyarakat ekonomi asean (MEA) kita perlu waspada dengan faham yang tidak sejalan dengan pancasila karena perkembangan teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, Ki Joko Gatotkoco pembicara lainnya menambahkan jika kesenian atau budaya asli indonesia sudah mulai ditinggalkan oleh generasi muda lantaran asyik dengn kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia. “ Budaya sendiri jarang sekali anak muda sekarang yang mau mengenal, contahnya wayang, saat ini wayang tidak pernah ditonton anak muda. Mereka malah asik dengan game atau yang lainnya,” tambahnya.

Budayawan sendiri kini berfikir bagaimana cara agar wayang dan kebudayaan lainnya kembali bisa dinikmati dan digeluti oleh generasi muda yang kini cenderung apatis dengan bangsanya sendiri.

Terpisah Ketua Umum Bendera Demokrasi, R Wahyu Ki Lejar Sesami mengatakan bukan hanya budaya yang terancam hilang, sumber daya manusia (SDM) di Indonesia juga hanya menjadi penonton pertumbuhan ekonomi yang kini semakin maju. “ Sebagai generasi bangsa tentu kita harus bangkit dan bisa menyusul serta melestarikan kebudayaan yang ada. Ideologi Pancasila harus dipegang teguh sehingga kemerdekaan dan perjuangan para pahlawan bisa diteruskan,” ungkapnya.(MJ.069)

Comments are closed.