Belanja Pakai Plastik Sekarang Dikenakan Rp200

Semarang,Mediajateng.net– Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai negara produsen sampah plastik terbesar didunia setelah Tiongkok. Dengan peringkat tersebut, sejumlah langkah antisipasi harus sudah dilakukan sejak dini. Hal itu dikarenakan jika dibiarkan, sampah plastik akan memenuhi pesisir pantai, bahkan bisa mengalahkan jumlah ikan di laut.

Untuk itu mulai hari ini, Pemkot Semarang meluncurkan program gerakan mengurangi penggunaan kantong plastik saat berbelanja. Menurut Kepala BLH Kota Semarang Gunawan Saptogiri,Mulai sekarang, setiap belanja menggunakan plastik konsumen akan dikenai biaya tambahan Rp 200/kantong plastik.

Gunawan mengatakan, program tersebut merupakan upaya untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Rencananya, aturan itu akan diterapkan pada sejumlah pusat perbelanjaan yang menjadi anggota Aprindo.

“Di Semarang ada 30 pusat perbelanjaan yang akan menerapkan aturan ini, para pengusaha toko retail sudah siap,” ujarnya disela-sela sosialisasi kegiatan Belanja Cantik Tanpa Tas Plastik di Kawasan Simpanglima, Minggu (21/2).

Hingga saat ini, Pemkot Semarang melalui BLH, terus melakukan sosialisasi kepada seluruh warga soal aturan itu. Diharapkan akan tumbuh kesadaran masyarakat tidak lagi menggunakan kantong plastik saat berbelanja, tetapi menggunakan kemasan mudah terurai.

Seperti diketahui, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menghitung, selama sepuluh tahun terakhir, penggunaan kantong plastik terus meningkat. Dalam satu dekade, sekitar 9,8 miliar lembar kantong plastik dipakai masyarakat Indonesia saban tahun. Dari jumlah itu, hampir 95 persen kantong plastik menjadi sampah.(M.J070)

Comments are closed.