Barcelona Tergilas, La Liga Kian Panas

SEMARANG, Mediajateng.net – Perburuan jawara La Liga kian panas. Kemenangan yang diperoleh Real Madrid dan Atletico Madrid, tidak diikuti klub Catalan, Barcelona, yang tumbang 1-2 atas Valencia.
Tiga kali rentetan kekalahan La Liga menambah catatan buruk Barcelona musim ini. Sebelum digilas Valencia 1-2 di Camp Nou, Messi cs telah takluk 0-2 dari Real Madrid, Minggu (2/4/2016), dan menyerah 0-1 dari Real Sociedad, Sabtu (9/4/2016).
Kemenangan Valencia ditentukan melalui gol bunuh diri Ivan Rakitic (26′) dan lesakan Santi Mina (45+1′). Adapun tuan rumah bisa memperkecil skor melalui Lionel Messi pada menit ke-63.
Pelatih Valencia, Pako Ayesteran, mengatakan fokus dan pantang takut menjadi kunci kemenangan timnya. Sebelum laga berlangsung, Ayesteran menyebut tidak pernah takut melawan klub manapun, termasuk Barcelona. Menurut mantan asisten Rafael Benitez itu, ketakutan utama pasukannya adalah bila tidak mempersiapkan pertandingan dengan baik. “Untuk menang di Camp Nou melawan tim sebagus Barcelona, Anda harus sangat fokus, penuh determinasi, dan bermain sebagai tim. Selain itu, para pemain harus mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik,” kata Ayesteran seusai laga.
“Barcelona sebenarnya bisa bangkit. Mereka memiliki banyak peluang, namun begitu pun kami. Jika melihat statistik, Barcelona selalu menang sekitar 90 persen di Camp Nou. Kini, kami berada di bagian 10 persennya,” lanjut Ayesteran.
Tiga kekalahan beruntun yang dialami Barcelona menyamai catatan terburuk 13 tahun lalu. Saat itu, Barcelona harus rela menelan kekalahan ketika bertemu Valencia, Celta Vigo, dan Atletico Madrid pada periode 18 Januari hingga 1 Februari 2003.
Dengan hasil tersebut, membuat perburuan juara La Liga semakin panas. Di klasemen sementara, Barcelona memang masih berada di puncak dengan raihan 76 poin. Namun, nilai itu kini disamakan Atletico Madrid yang hanya kalah rekor pertemuan dari El Barca pada musim ini. Sementara itu, Real Madrid membuntuti di posisi ketiga dengan 75 poin. (Mj-16)

Comments are closed.