Bahas Bencana 18 Negara Ngumpul di Semarang

SEMARANG, Mediajateng.net – Sebanyak 18 negara kawasan Asia Pasifik Selasa (26/4) besok mengadakan pertemuan di Semarang untuk membahas potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin ribut dan bencana lainnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah Sarwa Pramana mengatakan pertemuan itu akan dihadiri oleh 10 negara Asia Tenggara ditambah perwakilan dari negara Asia Pasifik. “Ada 18 negara yang hadir di Gumaya Tower. Mereka akan menggelar pertemuan selama empat hari mulai Selasa (26/4) pagi sampai Jumat (29/4) malam,” ujar Sarwa, Senin (25/4).
Sejumlah pejabat Indonesia dijadwalkan bakal menghadiri pertemuan tersebut. Diantaranya pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD kabupaten/kota, Badan SAR Nasional, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Muspida Pemprov Jawa Tengah.
Sarwa juga menambahkan bahwa dalam dialog kebencanaan itu, perwakilan negara-negara sahabat juga akan diajak mengunjungi empat destinasi wisata unggulan di Semarang. Keempat destinasi yang dimaksud Sarwa itu antara lain Lawangsewu, Klenteng Sam Poo Kong, Pelabuhan Tanjung Emas dan beberapa obyek wisata tambahan.
Pada hari Rabu pagi, BNPB rencananya menggelar konferensi pers untuk membahas skema-skema penanggulangan bencana yang kerap terjadi di Indonesia. “Mereka tentunya memaparkan pola-pola penanggulangan bencana alam agar jadi percontohan bagi negara peserta konferensi,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, BPBD Jawa Tengah pun berkesempatan meresmikan kantor logistik yang dilengkapi alat E-Logistik di markasnya Jalan Imam Bonjol, Semarang. Ia berharap pertemuan bersama 18 negara mampu mewujudkan sinergitas dalam membangun sistem penanggulangan bencana di kawasan Asia Pasifik. (MJ-047)

Comments are closed.